Pada kompetisi tersebut, posisi pertama ditempati oleh Komunitas Abdi Muda, sedangkan posisi kedua diraih oleh Rini Rosa dari Inspektorat Provinsi Jambi.

"Penghargaan ini menunjukkan bahwa edukasi birokrasi tidak harus selalu disampaikan secara formal dan kaku.

Informasi kepegawaian yang kompleks dapat dikemas lebih sederhana sehingga mudah dipahami dan diterapkan oleh ASN," ujar Gunawan Sujana.

Melalui media digital ini, berbagai regulasi kepegawaian dan kebijakan publik diterjemahkan ke dalam format penceritaan visual yang lebih ringan untuk meningkatkan keterlibatan sesama aparatur di berbagai wilayah.

Platform ini dinilai efektif mendobrak pola komunikasi konvensional dan membangun ekosistem pembelajaran internal.

>>> China Apresiasi Keberhasilan Indonesia Konservasi Panda Raksasa

"Penghargaan ini mengonfirmasi bahwa dengan mengoptimalkan narasi visual dan memahami preferensi audiens, regulasi kepegawaian yang kompleks bisa diubah menjadi konten yang mudah dipahami.

PNS Jalan-jalan dibangun untuk memastikan informasi tata kelola pemerintahan bisa diterima dan diadaptasi dengan mudah oleh sesama aparatur di berbagai wilayah," kata Gunawan Sujana.

Pihak panitia BKN mencatat bahwa konten digital dari platform ini efektif menjadi jembatan literasi yang akurat bagi para pegawai pemerintahan lintas daerah.

Capaian dari inovasi personal ini turut membawa nama harum Kabupaten Sumenep di kancah nasional.

"Pendekatan komunikasi birokrasi tidak harus selalu formal dan kaku.

Ketika data, regulasi, dan pengalaman lapangan dikemas dengan narasi yang tepat, pesan kebijakan bisa lebih mudah diterima dan berdampak luas," tutur Gunawan Sujana.

Prestasi ini menjadi bukti nyata kemampuan adaptasi digital dari aparatur daerah dalam menyebarluaskan informasi publik di era transformasi pemerintahan.

Metode penyampaian informasi yang segar terbukti mampu menyerap perhatian dari para pegawai generasi baru.