Discovery Channel resmi meluncurkan edisi ke-38 Shark Week pada Minggu, 26 Juli 2026. Acara tahunan ini berlangsung selama tujuh malam berturut-turut hingga 1 Agustus 2026.

Tahun ini, Shark Week menghadirkan 20 tayangan spesial orisinal yang mencakup misi riset internasional, teknologi penandaan mutakhir, serta penampilan selebriti dan K-Pop.

>>> Serangan Mobil di Dekat Festival Pride Berlin, Pemerintah Jerman Janji Tindak Tegas

Joseph Boyle, kepala konten Discovery Channel, menyebut Shark Week sebagai warisan tak tertandingi yang dibangun di atas penceritaan berani dan sains perintis.

Salah satu tayangan unggulan adalah investigasi perilaku agresif hiu di dekat lokasi uji coba nuklir bersejarah di Kepulauan Marshall.

Ada juga ekspedisi laut dalam untuk meneliti hiu mako raksasa di lepas Pantai Catalina.

Program berjudul Sharkzilla Takes New York mengikuti ahli biologi kelautan Dr. Craig O'Connell yang meneliti predator laut dalam di zona pembuangan tong lepas Pantai Long Island.

O'Connell mengungkapkan bahwa perairan di lepas pantai ternyata lebih biru dan kaya hiu daripada yang dibayangkan banyak orang.

>>> Red Sox Dapatkan Infielder Curtis Mead dari Nationals untuk Perkuat Lineup

Para peneliti menggunakan alat pemikat khusus dan kait yang cepat rusak untuk mempelajari pergerakan spesies dan mengurangi dampak manusia terhadap ekosistem laut.

Ilmuwan yang terlibat menekankan peran penting hiu dalam menjaga kesehatan samudra global di tengah perubahan iklim.

Tom Hird, ilmuwan hiu dan penyiar, mengatakan bahwa persepsi publik terhadap hiu harus diubah total. Ia menyebut hiu sebagai jet tempur dan Lamborghini laut.

Para ahli mencatat bahwa perubahan ketersediaan mangsa dan suhu air yang meningkat mengubah rute migrasi hiu menuju perairan yang lebih dalam dan pesisir yang padat penduduk.

>>> Kode Unduh GTA 6 PS5 di Jepang Hanya Berlaku 170 Hari

Shark Week 2026 ditutup pada 1 Agustus dengan tayangan perdana tentang strategi berburu hiu thresher dan koridor migrasi hiu putih besar.