Pemerintah Jerman berjanji akan mengusut tuntas dan menuntut pelaku serangan mobil yang terjadi di dekat festival Pride Berlin, Jumat malam (25/7).

Insiden di Taman Tiergarten sekitar pukul 22.00 waktu setempat itu menewaskan satu orang dan melukai 16 lainnya.

>>> Red Sox Dapatkan Infielder Curtis Mead dari Nationals untuk Perkuat Lineup

Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt menyatakan serangan itu pengecut dan keji, serta mengguncangnya.

"Kami akan melakukan segalanya untuk menyelidiki tindakan mengerikan ini dan apa yang ada di baliknya, serta membawa pelaku ke pengadilan," ujar Dobrindt.

Polisi mengidentifikasi pelaku bernama Abdul B, yang disebut sebagai bagian dari spektrum Islamis.

Pelaku mengendarai mobil sewaan berwarna putih yang menabrak pejalan kaki sebelum akhirnya menabrak pohon.

Delapan korban mengalami luka serius, tiga di antaranya dalam kondisi mengancam jiwa.

>>> Kode Unduh GTA 6 PS5 di Jepang Hanya Berlaku 170 Hari

Setelah kecelakaan, mobil ditemukan dalam keadaan kosong. Polisi kini memburu pelaku di seluruh ibu kota.

Polisi Berlin merilis ciri-ciri fisik tersangka dan meminta bantuan publik untuk informasi mengenai keberadaannya.

Penyelidik menyatakan bahwa kendaraan melaju ke Tiergarten sekitar pukul 22.00, melukai beberapa orang, lalu berhenti setelah menabrak pohon.

Tokoh politik juga angkat bicara.

Ketua bersama AfD Tino Chrupalla mengatakan, "Kami tidak akan membiarkan ekstremis agama memecah belah negara kami dengan kekerasan dan intoleransi!"

>>> Apple Siapkan Konten Streaming Baru dan Apple TV Generasi Berikutnya untuk 2026

Penyelenggara acara Christopher Street Day membatalkan semua kegiatan festival yang tersisa di dekat Gerbang Brandenburg segera setelah insiden.