KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison Jadi Tersangka Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Muara Enim Edison sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2025–2026.
Penetapan ini dilakukan setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (10/06/2026).
>>> AS Masukkan Perusahaan Panel Surya dan Baterai Tiongkok ke Daftar Hitam
Selain Edison, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya, yaitu Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim Abi Nurwardani, orang kepercayaan Edison bernama Adi Triyadi, dan pihak swasta dari PT Millenium Solusi Abadi, Cory Erin Hardi.
Penyidik langsung menahan Abi dan Cory untuk 20 hari pertama terhitung sejak 8 hingga 27 Juni 2026.
Sementara itu, Edison dan Adi ditahan pada 9 sampai 28 Juni 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.
Kronologi Kasus
Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh KPK. Total 10 orang diamankan di Jakarta dan Sumatera Selatan.
Penangkapan dilakukan setelah Abi diduga menerima uang tunai Rp500 juta dari Cory di sebuah hotel di Jakarta pada Sabtu (06/06/2026).
>>> Bank Raya Siap Naik ke KBMI 2 Tunggu Regulasi OJK
Uang tersebut diduga berasal dari PT Millenium Solusi Abadi selaku supplier smart board. Tujuannya agar perusahaan rekanan itu dapat dimenangkan kembali dalam proyek-proyek daerah berikutnya.
Selain itu, Abi atas perintah Edison diduga mengumpulkan setoran dari para rekanan melalui modus rekening nominee.
Pembagian aliran dana sebesar 5% untuk Bupati, 3% untuk kepala dinas, serta 1% untuk PPK dan bendahara.
Penyerahan uang kepada Edison dalam periode 2025-2026 dilakukan secara tunai melalui Adi untuk keperluan pribadi Bupati.
>>> Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Dorong Inflasi, Pemerintah Siapkan Stimulus
KPK menyita total barang bukti tunai, saldo rekening, dan elektronik senilai kurang lebih Rp1,9 miliar.
Update Terbaru
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Digelar di Stadion Akuatik GBK
Rabu / 10-06-2026, 16:13 WIB
Pemerintah Cari Solusi Atasi 39 Pemda Gagal Bayar Gaji PPPK
Rabu / 10-06-2026, 16:12 WIB
Sutradara Trainspotting Ungkap Kisah Unik Syuting Film Legendaris Ini
Rabu / 10-06-2026, 16:12 WIB
Kisah Tang Wei: Kurir Makanan Hidup Hemat Ekstrem Demi Kuliah di Changsha
Rabu / 10-06-2026, 16:12 WIB
Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Pemilik Mobil Putar Otak
Rabu / 10-06-2026, 16:12 WIB
Produksi Smartphone Global Kuartal I 2026 Turun 1,7 Persen
Rabu / 10-06-2026, 16:10 WIB
Bank Mestika Targetkan Naik Kelas ke KBMI 2 dalam Dua Tahun
Rabu / 10-06-2026, 16:10 WIB
Bahlil Minta Izin Panggil Prabowo 'Kakanda' di Munas HIPMI
Rabu / 10-06-2026, 16:10 WIB
Mantan Bos Honda Desak CEO Mundur Akibat Kerugian EV Besar
Rabu / 10-06-2026, 16:09 WIB
Yandex Luncurkan Solusi AI untuk Operator Telekomunikasi di Indonesia
Rabu / 10-06-2026, 16:09 WIB
Veda Ega Pratama Siap Bersaing dengan Pebalap Spanyol di Moto3
Rabu / 10-06-2026, 16:09 WIB
Harga Emas Digital 10 Juni 2026 Anjlok, Tertekan Global dan Rupiah
Rabu / 10-06-2026, 16:09 WIB
Veda Ega Pratama Geser Pebalap Spanyol di Klasemen Moto3 2026
Rabu / 10-06-2026, 16:09 WIB
Dudung Abdurachman Respons Protes Investor Makan Bergizi Gratis
Rabu / 10-06-2026, 16:08 WIB






