Google secara resmi memperkenalkan fitur Try On berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk pengguna di Indonesia. Fitur ini mulai digulirkan secara bertahap dengan dukungan penuh Bahasa Indonesia.

Inovasi ini dirancang untuk membantu konsumen melihat kecocokan produk fesyen pada representasi tubuh mereka sebelum melakukan transaksi.

>>> Prabowo Targetkan Obat Generik Murah Tersedia dalam Setahun

Google memperkirakan fitur ini akan menjangkau seluruh pengguna dalam beberapa pekan mendatang.

Kesulitan memastikan kesesuaian pakaian dengan bentuk tubuh atau warna kulit sering menjadi hambatan dalam belanja online. Kehadiran fitur ini menjadi solusi digital untuk mengatasi kendala tersebut.

Melalui simulasi virtual, masyarakat dapat menguji kecocokan berbagai produk fesyen seperti kemeja, celana, gaun, hingga alas kaki.

Pengalaman ini memberikan sensasi serupa mencoba pakaian di kamar pas toko fisik, namun dapat diakses melalui gawai atau komputer.

Konsumen juga dapat mencoba berbagai variasi warna dan model produk sebelum memutuskan pembelian. Proses interaktif ini diharapkan meminimalkan keraguan dan meningkatkan rasa percaya diri saat bertransaksi.

Fungsi Tambahan yang Mempermudah Konsumen

Google menyematkan beberapa fungsionalitas pendukung untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.

Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan riwayat produk yang telah dicoba, menandai model favorit, membagikan visualisasi kepada kerabat, serta terhubung langsung ke laman penjual.

Danielle Buckley, Direktur Produk Belanja Konsumen Google, menyatakan bahwa pihaknya memperluas akses alat uji coba pakaian Try On dengan meluncurkannya di Indonesia dalam Bahasa Indonesia.

Fitur ini akan tersedia luas dalam beberapa minggu mendatang.

Setelah simulasi, pengguna dapat melihat riwayat penampilan yang sudah dicoba, menyimpan gaya favorit, atau membagikannya ke teman untuk meminta pendapat.

>>> Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Telur Ayam Ras Rp26.500 Per Kilogram