Pasar otomotif Indonesia mencatat pertumbuhan positif pada Mei 2026.

Data Gaikindo menunjukkan distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) mencapai 69.219 unit, naik 14 persen dibanding periode sama tahun lalu.

>>> Rutin Minum Kopi Hitam Berikan Tiga Efek Perlindungan Organ Hati

Penjualan ritel juga melonjak 16,8 persen menjadi 71.890 unit. Namun secara bulanan, wholesales terkoreksi 14,3 persen dan ritel turun 5,1 persen.

Pabrikan Jepang masih mendominasi posisi puncak. Toyota memimpin dengan wholesales 24.846 unit dan ritel 21.379 unit.

Daihatsu di posisi kedua dengan wholesales 11.140 unit dan ritel 12.531 unit.

Suzuki menempati peringkat ketiga dengan wholesales 6.108 unit dan ritel 5.917 unit.

Mitsubishi Motors berada di posisi keempat dengan wholesales 4.166 unit dan ritel 5.763 unit.

>>> IPO SpaceX Kelebihan Permintaan, Investor Institusi Borong Saham

Merek China Mulai Mengancam

Persaingan di papan tengah semakin ketat berkat penetrasi merek asal China.

Jaecoo berhasil menembus lima besar wholesales dengan penjualan 3.000 unit, menggeser Honda yang hanya mencatat 2.378 unit.

BYD harus rela terlempar ke posisi ketujuh dalam performa ritel dengan 2.892 unit. Bahkan, BYD gagal masuk 10 besar untuk kategori wholesales.

Geely juga mencuri perhatian dengan mengamankan tempat di 10 besar. Merek asal China ini membukukan wholesales 1.710 unit dan ritel 2.005 unit.

>>> Dokter Ungkap Angin Duduk Bukan Masuk Angin Biasa, Ini Penjelasannya

Beberapa pabrikan lain seperti Isuzu, Mitsubishi Fuso, Honda, dan Hino masih konsisten mempertahankan posisi di 10 besar penjualan nasional.