IPO SpaceX Kelebihan Permintaan, Investor Institusi Borong Saham
Penawaran umum perdana saham (IPO) SpaceX mencatat kelebihan permintaan dari investor institusi hingga berkali-kali lipat menjelang debutnya di bursa saham.
Minat meningkat setelah pertemuan manajemen perusahaan pada Selasa pagi, 9 Juni 2026, waktu setempat.
>>> Dokter Ungkap Angin Duduk Bukan Masuk Angin Biasa, Ini Penjelasannya
Sejumlah investor institusi besar bahkan memasukkan pesanan saham senilai sekitar US$10 miliar atau setara Rp180,5 triliun per perusahaan.
Bank-bank penjamin emisi mengindikasikan alokasi untuk investor institusi akan difokuskan kepada perusahaan pengelola investasi jangka panjang berukuran besar.
Pemesanan akan ditutup pada Rabu pukul 16.00 waktu New York.
Detail Penawaran dan Valuasi
Perusahaan yang dipimpin Elon Musk ini menawarkan 555,6 juta saham dengan harga tetap US$135 per saham.
IPO ini berpotensi menghimpun dana sekitar US$75 miliar dengan valuasi perusahaan mencapai US$1,8 triliun.
Nilai tersebut diperkirakan bakal menjadikan IPO SpaceX sebagai yang terbesar sepanjang sejarah, melampaui rekor debut Saudi Aramco senilai US$29,4 miliar pada tahun 2019.
Masyarakat atau investor ritel masih dapat memesan saham melalui sejumlah platform setelah tenggat hari Rabu.
>>> CIMB Group Optimistis pada Prospek Investasi Jangka Panjang Indonesia
SpaceX mengalokasikan hingga 30 persen dari total penawaran untuk kategori ritel.
Pertemuan menjelang IPO digelar oleh Morgan Stanley pada Selasa malam di New York, dihadiri sekitar 300 investor institusi serta manajemen SpaceX seperti Presiden Gwynne Shotwell dan CFO Bret Johnsen.
Proses IPO ini dipimpin oleh sejumlah bank besar seperti Morgan Stanley, Goldman Sachs, Bank of America, Citigroup, dan JPMorgan Chase, bersama 18 perbankan lainnya.
Langkah SpaceX ini berjalan beriringan dengan OpenAI dan Anthropic PBC yang juga mengajukan pencatatan saham secara rahasia.
Kombinasi ketiganya berpotensi menambah kapitalisasi pasar hingga US$3,6 triliun di bursa saham AS.
Saham perusahaan yang memiliki nama resmi Space Exploration Technologies Corp.
>>> Harga Emas Perhiasan di Raja Emas Indonesia Merosot 10 Juni 2026
ini dijadwalkan menetapkan harga pada 11 Juni 2026 dan mulai diperdagangkan sehari setelahnya di Nasdaq dan Nasdaq Texas dengan kode SPCX.
Update Terbaru
Siapa Anak dan Istri M Basri? Legenda Pemain dan Pelatih Timnas Indonesia yang Meninggal Dunia, Bukan Orang Biasa?
Sabtu / 25-07-2026, 19:01 WIB
Trump Hentikan Regulasi Limbah Beracun, Klaim Tak Ancam Kesehatan
Sabtu / 25-07-2026, 19:01 WIB
Kamera Flock Disembunyikan di Objek Jalan untuk Hindari Perusakan
Sabtu / 25-07-2026, 19:01 WIB
Investor Bersiap Raup Untung Besar saat Ekonomi AS Ambruk
Sabtu / 25-07-2026, 19:01 WIB
Cara Ambil Bansos dan Subsidi Lewat Koperasi Desa Merah Putih Mulai September 2026
Sabtu / 25-07-2026, 19:00 WIB
Panduan Efektif Menutup Rekening ATM dan M-Banking Secara Permanen di 2026
Sabtu / 25-07-2026, 19:00 WIB
Fakta Paling Menohok dari Laporan Laba Kuartal Kedua Tesla
Sabtu / 25-07-2026, 18:56 WIB
Pendaftaran Ilmu Komputer Menurun di Tengah Bayang-Bayang AI
Sabtu / 25-07-2026, 18:56 WIB
The Rings of Power Season 3 Akan Ungkap Alasan Hilangnya Celeborn Lewat Kilas Balik Galadriel
Sabtu / 25-07-2026, 18:56 WIB
Profil M Basri Legenda Pemain dan Pelatih Timnas Indonesia yang Meninggal Dunia, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG
Sabtu / 25-07-2026, 18:55 WIB
Situs Parodi Baru Ancam Ganti CEO dengan AI dengan Gaji Jauh Lebih Rendah
Sabtu / 25-07-2026, 18:50 WIB
God of War Laufey Rilis 16 Februari 2026, Bergabung dengan Bulan Padat Game
Sabtu / 25-07-2026, 18:50 WIB
The Rings of Power Season 3 Lompat 5 Tahun, Showrunner Sebut Beri 'Suntikan Adrenalin'
Sabtu / 25-07-2026, 18:50 WIB
Final Fantasy 7 Remake Hadir di Final Fantasy 14 Lewat Raid Evercold
Sabtu / 25-07-2026, 18:49 WIB







