Dokter Ingatkan Pencegahan Dengue Tak Cukup Hanya dengan 3M
Pencegahan demam berdarah dengue (DBD) tidak bisa lagi hanya mengandalkan gerakan 3M Plus. Para ahli menilai pendekatan yang lebih komprehensif diperlukan karena risiko penularan kini terjadi sepanjang tahun.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Sri Rezeki Hadinegoro, mengatakan ancaman dengue tidak bisa dihadapi hanya dengan satu atau dua upaya pencegahan konvensional.
>>> Nakhoda Speedboat Bawa 11 WNA di Gorontalo Masih Hilang
"Kita membutuhkan sesuatu yang komprehensif," ujarnya.
Menurut Sri, strategi pencegahan harus mengintegrasikan pengendalian vektor nyamuk, penguatan diagnosis dini di fasilitas kesehatan, serta adopsi intervensi medis inovatif seperti vaksinasi.
"Hanya melalui upaya komprehensif inilah kita dapat membangun perlindungan yang kuat," katanya.
Beban Ekonomi dan Manfaat Vaksinasi
Studi Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkirakan beban ekonomi akibat dengue pada 2024 mencapai sekitar USD550,9 juta atau hampir Rp9 triliun.
Penyakit ini juga diperkirakan menyebabkan lebih dari 2 juta kasus rawat inap di Indonesia.
Guru Besar Departemen Farmakologi dan Terapi Jarir At Thobari memaparkan hasil kajian pemodelan ekonomi kesehatan yang dipresentasikan pada 9th Asia Dengue Summit 2026 di Singapura.
>>> Thailand Hajar Kamboja 3-0, Lolos ke Final SEA V Cup 2026
Implementasi vaksinasi dengue di Indonesia diproyeksikan dapat menurunkan kasus bergejala, rawat inap, dan kematian selama 20 tahun.
Kajian itu juga memperkirakan penurunan beban penyakit sebesar 1,1 juta hingga 1,3 juta Disability-Adjusted Life Years (DALY).
Dari sisi biaya, vaksinasi berpotensi menghasilkan penghematan sebesar USD329 juta hingga USD731 juta atau sekitar Rp5,2 triliun hingga Rp11,5 triliun dalam 20 tahun.
Kolaborasi dan Edukasi
PT Takeda Innovative Medicines terus menjalin kolaborasi dengan pemerintah, organisasi profesi, tenaga kesehatan, sektor pendidikan, dan media.
Presiden Direktur Andreas Gutknecht mengatakan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai risiko dengue serta langkah perlindungan sejak dini menjadi bagian penting.
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang DKI Jakarta Rismala Dewi menambahkan bahwa dokter anak memiliki peran penting dalam edukasi dan deteksi dini.
>>> Menteri Pendidikan India Mundur Buntut Demo Besar Partai Kecoak
"Penanganan dengue memang harus menyeluruh, korbannya bukan hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak," katanya.
Update Terbaru
Fakta Paling Menohok dari Laporan Laba Kuartal Kedua Tesla
Sabtu / 25-07-2026, 18:56 WIB
Pendaftaran Ilmu Komputer Menurun di Tengah Bayang-Bayang AI
Sabtu / 25-07-2026, 18:56 WIB
The Rings of Power Season 3 Akan Ungkap Alasan Hilangnya Celeborn Lewat Kilas Balik Galadriel
Sabtu / 25-07-2026, 18:56 WIB
Profil M Basri Legenda Pemain dan Pelatih Timnas Indonesia yang Meninggal Dunia, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG
Sabtu / 25-07-2026, 18:55 WIB
Situs Parodi Baru Ancam Ganti CEO dengan AI dengan Gaji Jauh Lebih Rendah
Sabtu / 25-07-2026, 18:50 WIB
God of War Laufey Rilis 16 Februari 2026, Bergabung dengan Bulan Padat Game
Sabtu / 25-07-2026, 18:50 WIB
The Rings of Power Season 3 Lompat 5 Tahun, Showrunner Sebut Beri 'Suntikan Adrenalin'
Sabtu / 25-07-2026, 18:50 WIB
Final Fantasy 7 Remake Hadir di Final Fantasy 14 Lewat Raid Evercold
Sabtu / 25-07-2026, 18:49 WIB
Assassin's Creed Black Flag Resynced: Sutradara Buka Kemungkinan Sistem Tantangan ala Mirage
Sabtu / 25-07-2026, 18:49 WIB
Ize Press Rilis Lisensi Cetak Webtoon BL Codename: Anastasia dan Mignon
Sabtu / 25-07-2026, 18:49 WIB
Gelombang Panas Lembap Melanda California Selatan
Sabtu / 25-07-2026, 18:49 WIB
M Basri Sakit Apa? Benarkah Kanker? Inialh Kronologi Tewasnya Legenda Pemain dan Pelatih Timnas Indonesia
Sabtu / 25-07-2026, 18:49 WIB
Yen Press Lisensi Light Novel Yuri dan 9 Manga di SDCC 2026
Sabtu / 25-07-2026, 18:46 WIB







