OJK Godok Aturan Tokenisasi Aset Nyata dan Stablecoin Rupiah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyusun regulasi mengenai tokenisasi aset nyata atau real world asset (RWA).
Langkah ini mencakup komoditas nasional seperti emas demi mempercepat ekosistem keuangan digital domestik.
>>> Libur Sekolah, Trans Snow World Surabaya Tawarkan Promo Tiket Spesial
Inisiatif otoritas tersebut mendapat sambutan positif dari para pelaku industri kripto. Pemanfaatan teknologi blockchain dinilai mampu mentransformasikan komoditas fisik ke dalam perdagangan digital.
Co-founder CryptoWatch dan Pengelola Channel Duit Pintar, Christopher Tahir, menyatakan bahwa konsep RWA sangat menarik untuk diterapkan. Sistem ini memungkinkan komoditas nasional diperdagangkan secara digital melalui jaringan blockchain.
Meski demikian, Christopher Tahir mengingatkan adanya tantangan besar dalam memastikan keaslian serta keberadaan fisik dari aset yang masuk proses tokenisasi tersebut.
"Tetapi problem dari RWA sendiri kembali kepada cara memvalidasi keberadaan aset tersebut.
Validasinya akan menjadi sangat rumit sehingga tidak akan langsung menyelesaikan masalah yang ada," ujar Christopher kepada Kontan, Selasa (9/6/2026).
Menurut Christopher Tahir, hampir seluruh bentuk aset fisik maupun instrumen keuangan pada dasarnya dapat melalui proses tokenisasi.
Kendati begitu, proses verifikasi tetap menjadi faktor paling krusial agar mampu menumbuhkan kepercayaan para investor.
Stablecoin Rupiah dan Regulatory Sandbox
Selain menggodok regulasi RWA, OJK juga mengeksplorasi pembuatan stablecoin yang menggunakan cadangan aset riil dalam denominasi rupiah. Proyek ini berjalan melalui pengujian dalam mekanisme regulatory sandbox.
Langkah penjelajahan stablecoin ini dinilai tepat oleh Christopher Tahir mengingat ekosistem digital Indonesia masih tertinggal dari negara lain.
Kehadiran instrumen ini diproyeksikan mampu meningkatkan transparansi serta memperkuat penggunaan mata uang digital di dalam negeri.
>>> P3HKI Desak Perlindungan Hak Pekerja dalam Investasi Asing
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







