OJK Godok Aturan Tokenisasi Aset Nyata dan Stablecoin Rupiah
Pemanfaatan stablecoin berbasis rupiah juga dipercaya bisa meningkatkan kemampuan pelacakan arus dana. Hal ini menjadi solusi atas transaksi tunai yang selama ini sulit dipantau oleh otoritas pengawas.
"Hal ini tentunya akan membantu melacak ke mana uang pergi terutama dari sisi korupsi.
Selain itu, ini akan mempermudah dari sisi perpajakan dan membuat transparansi yang sangat luas di berbagai bidang," tambah Christopher Tahir.
Christopher Tahir menekankan perlunya kepastian hukum serta regulasi yang tegas dalam implementasi stablecoin.
Payung hukum yang jelas menjadi prasyarat utama agar masyarakat dan pelaku usaha berani mengadopsi instrumen keuangan tersebut.
Target Penerbitan Regulasi OJK
OJK menargetkan Peraturan OJK (POJK) terkait tokenisasi aset nyata komoditas nasional ini dapat segera dirilis. Regulasi tersebut diproyeksikan rampung paling lambat pada kuartal ketiga tahun 2026.
"POJK terkait aset keuangan digitalisasi yang menjadi payung hukum proses penerbitan real aset ini sedang dalam proses role-making-role yang diharapkan bisa rampung dalam paling lambat kuartal ke-III tahun ini," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, Senin (8/6/2026).
Dalam mengkaji stablecoin domestik melalui regulatory sandbox, OJK turut melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Bank Indonesia (BI).
Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di pasar.
Adi Budiarso menjelaskan bahwa pengembangan stablecoin dalam negeri wajib memperhatikan aspek operabilitas.
>>> 7 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026
Penyelenggaraannya harus dapat berjalan beriringan dengan proyek rupiah digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC) yang sedang dikembangkan oleh Bank Indonesia.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







