Selebritas Raffi Ahmad akhirnya buka suara setelah namanya disebut dalam kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang menyeret namanya tidak benar. "Saya akan klarifikasi, itu berita tidak benar," ujar Raffi di Jakarta, Selasa (9/6).

>>> Raffi Ahmad Buka Suara Buntut Terseret Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Raffi berencana memberikan klarifikasi pada Kamis (11/6) bersama pengacara senior Hotman Paris Hutapea. "Itu tidak benar, saya akan klarifikasi nanti hari Kamis bersama bang Hotman.

Bang Hotman pulang, kita akan klarifikasi," katanya.

Pria yang juga menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu mengingatkan agar setiap pihak berhati-hati dalam menyebarkan pemberitaan.

Kronologi Kasus

Nama Raffi Ahmad terseret dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Ia diduga pernah berkunjung ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat untuk menitip atau mengirimkan barang elektronik ke Indonesia.

>>> NIKO Raih Dua Penghargaan di Selular Award 2026 untuk Kategori Home Appliances

Plt Direktur Penyidikan KPK Taufik Ahmad Husein membenarkan adanya fakta tersebut.

Namun, Taufik mengaku belum mengembangkan fakta itu lebih lanjut dalam penyidikan.

"Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai," ujarnya.

Sementara itu, Hotman Paris mengaku telah diminta Raffi untuk memberikan pendampingan hukum. Menurut Hotman, Raffi dinistakan oleh pihak-pihak tertentu dalam perkara tersebut.

>>> Paradoks Adopsi AI di Indonesia: Antusiasme Tinggi, Fondasi Lemah

Hotman menyatakan, "Raffi Ahmad telepon saya, minta pendampingan hukum melawan semua yang telah memfitnah dia, ya, katanya nama dia disebut-sebut dalam sidang, sidang soal Blueray Cargo import."