Pasar kamera vlogging genggam yang selama ini didominasi DJI melalui seri Osmo Pocket mulai mendapat penantang baru dari industri smartphone.

Setelah Vivo memicu rumor pengembangan perangkat sejenis pada Februari lalu, Oppo kini dilaporkan turut mempersiapkan gawai serupa.

>>> Pengelola Between Two Gates Kotagede Terapkan Aturan Baru untuk Wisatawan

Informator teknologi asal China, Digital Chat Station, melalui Weibo mengungkapkan bocoran spesifikasi kedua kamera saku tersebut.

Keduanya dirumorkan membawa kamera beresolusi 200 MP dengan sensor berukuran 1/1.12 inci.

Spesifikasi dimensi sensor itu mengarah pada penggunaan komponen Sony Lytia 901 yang baru diperkenalkan pada November tahun lalu.

Oppo diprediksi tetap mempertahankan kerja sama dengan jenama kamera legendaris Hasselblad untuk perangkat baru ini.

Sementara itu, Vivo dipastikan kembali menggandeng mitra setianya, Zeiss, guna mengoptimalkan sektor lensa.

Sektor performa kedua gawai perekam ini bakal ditopang oleh chipset kelas flagship, meski jenis komponen intinya belum diumumkan secara mendetail.

Keunggulan kompetitif yang ditawarkan Oppo dan Vivo terletak pada integrasi sistem yang mulus dengan ekosistem ponsel pintar mereka.

>>> Waspadai Risiko Kesehatan Akibat Paparan Semburan AC Secara Langsung

Kamera vlogging saku ini dirancang agar terhubung secara otomatis dengan HP pengguna dari masing-masing merek.

Mekanisme tersebut membuat video yang direkam langsung tersimpan di ponsel, sehingga mempercepat proses penyuntingan dan distribusi konten ke media sosial.

Peta Persaingan Pasar Kamera Saku Semakin Ketat

Langkah ekspansi Oppo dan Vivo ini bertujuan merebut pangsa pasar potensial yang beberapa tahun terakhir dikuasai DJI melalui kesuksesan Osmo Pocket 3.

Kendati demikian, upaya menggeser posisi pemimpin pasar tersebut diprediksi tidak akan berjalan mudah.

DJI sendiri terus memperbarui lini produknya dengan meluncurkan Osmo Pocket 4 ke pasaran.

Selain itu, mereka tengah bersiap merilis varian Osmo Pocket 4P yang ditargetkan secara khusus untuk kalangan pembuat film independen.

Persaingan di segmen ini juga dipastikan kian padat dengan kehadiran Insta360.

>>> Raffi Ahmad Disebut dalam Sidang Kasus Bea Cukai, KPK Tegaskan Belum Ada Indikasi Penyelundupan

Produsen kamera aksi tersebut dilaporkan segera merilis perangkat tandingan yang diberi nama Insta360 Luna dalam waktu dekat.