Kita paham bahwa kekuatan kita adalah di baterai yang berbasis nikel, sehingga perhatian dari pemerintah itu adalah bagaimana kita memberikan dukungan lalu insentif otomotif EV, baik roda empat maupun roda dua," katanya.

Koordinasi intensif terus berjalan antara kementerian, asosiasi, dan pelaku usaha. Hal ini untuk memitigasi kendala biaya logistik serta pemenuhan bahan baku nasional.

"Sesuatu yang sudah dilakukan, yang menurut pandangan saya sesuai, atau hasil dari komunikasi dengan mereka, yaitu mengenai ketersediaan bahan baku, kemudian market preference itu ada dikaitkan dengan lipstick effect, logistic cost," ujar Agus.

Di sisi lain, kebijakan fiskal ini mengalami penyesuaian jadwal.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi penundaan penerbitan insentif pajak kendaraan listrik selama satu bulan dari target awal Juni 2026.

"Insentif EV (electric vehicle/kendaraan listrik) masih ditunda satu bulan lagi," kata Purbaya di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (26/5/2026).

>>> Pemerintah Bangun Pabrik Mobil Nasional di Subang pada 2027

Penundaan dilakukan karena pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran serta aspek teknis pelaksanaan.