Marwan Cik Hasan, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, mengatakan bahwa dengan defisit yang menyempit, beban bunga utang menjadi titik rawan keberlanjutan sehingga efektivitas belanja semakin penting.

Fraksi PKS menyoroti penguatan Ekonomi Pancasila sesuai Pasal 33 UUD 1945 karena distribusi kekayaan dari sumber daya alam dinilai belum merata.

PKS juga memaparkan data posisi utang pemerintah yang menembus Rp8.812,90 triliun pada akhir tahun 2024.

Defisit keseimbangan primer sebesar Rp20,74 triliun dan tingginya beban bunga utang menjadi tantangan berat fiskal yang digarisbawahi fraksi tersebut.

>>> Raffi Ahmad Tunjuk Hotman Paris Hadapi Dugaan Keterlibatan Kasus Bea Cukai

Meski memberikan banyak catatan, seluruh fraksi DPR RI sepakat menyetujui KEM-PPKF 2027 untuk dibawa ke tahap pembahasan berikutnya bersama pemerintah.