Segmen mobil baru berkontribusi sebesar 37% terhadap total portofolio perusahaan.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan total aset kelolaan CNAF mencapai Rp13,68 triliun pada April 2026, di mana segmen mobil baru memberikan kontribusi sebesar 37% atau setara dengan Rp5,02 triliun.

Segmen kendaraan ramah lingkungan (listrik dan hybrid) mendominasi pembiayaan mobil baru dengan porsi di atas 50% dari total nilai pembiayaan mobil baru CNAF pada April 2026.

Untuk terus mendorong pertumbuhan, CNAF memperkuat sinergi dengan ekosistem induk usaha Bank CIMB Niaga melalui pemanfaatan kanal digital yang terintegrasi, termasuk platform digital Octo Mobile.

"Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar serta memberikan pengalaman pembiayaan yang lebih mudah dan cepat bagi nasabah," ujar Ristiawan.

CNAF juga fokus meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia melalui berbagai program pengembangan kompetensi.

Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas layanan dan produktivitas yang optimal dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Ristiawan melihat prospek pembiayaan mobil baru masih tetap menjanjikan di tengah dinamika kondisi ekonomi saat ini.

"Hal ini didukung oleh semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik yang hadir di pasar Indonesia dengan fitur yang kompetitif dan harga yang semakin terjangkau," sebutnya.

Komitmen pemerintah dalam mendorong percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan pun menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan pembiayaan kendaraan baru.

Ristiawan menilai kenaikan data Gaikindo pada April 2026 didorong oleh faktor situasional dan meningkatnya preferensi konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan.

"Di samping itu, perkembangan teknologi otomotif khususnya pada segmen kendaraan listrik semakin menarik minat konsumen berkat inovasi produk yang terus berkembang dan semakin maraknya brand kendaraan listrik yang ditawarkan di market," ucapnya.