"Bagi Indonesia, khususnya bagi kami di OJK, sudah saatnya mengalihkan fokus perhatian dan upaya kepada pembicaraan yang lebih besar, yakni ke arah RWA dan stablecoin," kata Adi Budiarso.

Pertumbuhan signifikan stablecoin terlihat dari kapitalisasi pasar di jaringan Ethereum yang melewati US$ 102 miliar, jaringan Tron senilai US$ 43,1 miliar, dan jaringan Solana berkisar US$ 12,6 miliar.

Penguatan ekosistem dalam negeri kini disokong oleh dua bursa aset kripto, lembaga kliring, lembaga kustodian, serta 26 pedagang aset keuangan digital resmi.

OJK berkomitmen menguji model bisnis baru ini lewat mekanisme regulatory sandbox dengan memprioritaskan pelindungan konsumen dan stabilitas keuangan.

>>> PT Telkom Indonesia Bagikan Dividen Tunai Rp21,9 Triliun, Yield Capai 9,4%

"OJK akan terus membuka ruang inovasi yang tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, perlindungan konsumen, dan stabilitas sistem keuangan," ujar Adi Budiarso.