Komdigi Dorong Ibu Menjadi Pandu Digital untuk Lindungi Anak
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong pembentukan Pandu Digital yang berbasis dari lingkungan keluarga.
Langkah ini diambil karena peran orang tua, khususnya ibu, dinilai sangat krusial dalam membimbing anak di tengah pesatnya transformasi teknologi.
>>> Meteorit Langka Sahara Ungkap Keberadaan Protoplanet Purba
Pandu Digital merupakan individu dengan pemahaman literasi digital yang mumpuni dan bertugas menyebarkan pengetahuan tersebut kepada lingkungan sekitar.
Dalam struktur keluarga, ibu memegang posisi strategis karena memiliki kedekatan emosional dan intensitas interaksi yang tinggi dengan anak sehari-hari.
Kebutuhan pendampingan ini kian mendesak lantaran anak-anak masa kini telah berinteraksi dengan gawai dan internet sejak usia dini.
Aktivitas harian seperti proses belajar, bermain, hingga berinteraksi sosial kini mayoritas bergeser ke platform digital.
Situasi tersebut menuntut orang tua untuk tidak sekadar membatasi durasi penggunaan gawai.
Para orang tua juga diwajibkan memahami mekanisme kerja teknologi serta metode pendampingan yang efektif saat anak berselancar di dunia maya.
Melalui sebuah agenda edukasi literasi digital, perwakilan Komdigi mengajak para orang tua terlibat aktif menciptakan ekosistem siber yang sehat di rumah.
Edukasi mengenai dunia digital dinilai harus berakar dari lingkungan keluarga sebelum meluas ke ranah masyarakat.
"Kami ingin semua ibu-ibu di sini menjadi bagian dan Pandu Digital kami untuk menjadi bagian dari keluarga besar Komdigi sebagai Pandu Digital," ujar Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.
>>> Nvidia Luncurkan Superchip RTX Spark di Computex Taiwan
Meutya menegaskan bahwa kecakapan digital tidak sebatas pada kemampuan mengoperasikan gawai.
Kompetensi tersebut juga mencakup proteksi data pribadi, pemahaman keamanan siber, etika bermedia sosial, hingga ketajaman dalam menyaring informasi palsu.
Update Terbaru
BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading Gandeng Korporasi Perluas Kepesertaan
Senin / 08-06-2026, 23:56 WIB
Kemenhaj Tindak Oknum KBIHU Terkait Dugaan Penipuan Badal Haji
Senin / 08-06-2026, 23:56 WIB
Tiga Negara Amerika Utara Siapkan Pengamanan Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 23:54 WIB
Massachusetts Dapat $64 Juta untuk Stasiun EV, Tapi Tak Satu Pun Terbangun
Senin / 08-06-2026, 23:48 WIB
Luis de la Fuente Puji Kematangan Lamine Yamal Jelang Piala Dunia
Senin / 08-06-2026, 23:44 WIB
Buruh Rokok Desak Kemnaker Evaluasi Regulasi yang Ancam PHK Massal
Senin / 08-06-2026, 23:44 WIB
HIDIVE Akuisisi The World Is Dancing untuk Simulcast Musim Panas 2026
Senin / 08-06-2026, 23:32 WIB
Kemenkes Bahas Kemasan Polos Rokok, Ditolak Produsen hingga Petani
Senin / 08-06-2026, 23:28 WIB
Komunitas Brosqi Gelar SilatuRide 2026, Kampanyekan Keselamatan Berkendara
Senin / 08-06-2026, 23:25 WIB
Ratusan Bikers Padati BSD Gaungkan Misi Keselamatan Berkendara
Senin / 08-06-2026, 23:24 WIB
Kroasia Kalahkan Slovenia 2-1 dalam Uji Coba Terakhir Sebelum Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 23:20 WIB
Pelemahan Rupiah Beri Tekanan Ganda pada Industri Manufaktur
Senin / 08-06-2026, 23:19 WIB
Saham Teknologi Bangkit, Wall Street Menguat
Senin / 08-06-2026, 23:16 WIB
Kroasia Kalahkan Slovenia 2-1 dalam Laga Uji Coba Terakhir
Senin / 08-06-2026, 23:14 WIB






