Ussy Sulistiawaty Khawatirkan Pelemahan Rupiah dan Dampaknya pada Biaya Pendidikan
Artis Ussy Sulistiawaty angkat bicara mengenai pelemahan nilai tukar rupiah yang kini telah menembus level Rp18.000 per dolar AS.
Menurutnya, fenomena ini bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan merupakan krisis global yang dirasakan banyak negara.
>>> Timnas Mozambik Siap Hadapi Indonesia di Stadion Utama GBK
Pernyataan tersebut disampaikan Ussy di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, pada Senin (8/6/2026).
"Sebenarnya sih sekarang kalau aku bilang, ini masalah dunia ya, bukan cuma Indonesia aja yang lagi bermasalah, seluruh dunia juga," kata Ussy.
Istri Andhika Pratama itu mengaku khawatir dengan lonjakan kurs dolar yang terus meningkat.
Kekhawatiran itu muncul karena salah satu anaknya akan segera melanjutkan studi di luar negeri, di tengah kenaikan harga bahan pangan di dalam negeri.
"Pasti secara manusia aku agak deg-deg ser juga nih nilai dollar makin naik.
Apalagi selain harga bahan-bahan makanan semuanya pasti pada naik, anak aku tuh sebentar lagi ada yang mau lanjut sekolah di luar negeri," ungkapnya.
>>> Telkom Indonesia Buyback Saham Rp4 Triliun Usai RUPST
Ussy kini mulai mengantisipasi dampak kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya pendidikan anak.
Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin menyalahkan pihak tertentu dan memilih percaya pada langkah pemerintah.
"Aku percaya kok pemerintah pasti akan berusaha lebih baik, gak mungkin diam kok. Cuma mungkin orang-orang pada pengen lihat instan ya cepat (turun harganya)," kata Ussy.
Di akhir pernyataannya, Ussy mengimbau masyarakat untuk tetap bersatu dan memberi waktu bagi pemerintah dalam memperbaiki situasi.
"Biarkan aja pemerintah berproses, berbenah. Kita masyarakat jangan sampai kepecah belah, tetap kompak aja.
>>> Persis Solo Siapkan Strategi Bentengi Pemain dari Ancaman Eksodus
Gitu aja sih kalau menurut aku," pungkasnya.
Update Terbaru
AS Panggil Dubes Malaysia Buntut Kebijakan Usir Warga Israel
Jumat / 24-07-2026, 14:50 WIB
Bos BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Tak Penuhi Standar
Jumat / 24-07-2026, 14:50 WIB
Dengar Masukan Publik, Kemenkum Reviu Kenaikan Tarif Kewarganegaraan
Jumat / 24-07-2026, 14:50 WIB
Komdigi Minta Keringanan Biaya Verifikasi Wajah Rp3.000 untuk Registrasi SIM
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
Menelepon di Pesawat Bakal Dilarang, Mirip Aturan Merokok
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
Presiden Federasi Norwegia Desak Infantino Akui Blunder Sanksi Balogun
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
MK Wajibkan Operator Sediakan 6 Opsi Agar Kuota Internet Tak Hangus
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
Menteri Hukum: Tak Banyak Naturalisasi WNA yang Disetujui
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
Rosan Resmikan Proyek IGIP Morowali, Serap 9.600 Tenaga Kerja
Jumat / 24-07-2026, 14:49 WIB
Ni Luh Djelantik Murka Event Lari WNA di Canggu Bali Diskriminasi WNI
Jumat / 24-07-2026, 14:45 WIB
Prediksi 26 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Jumat / 24-07-2026, 14:45 WIB
Volkswagen Siapkan Level 3 Otonom untuk China, Bekerja Sama dengan Horizon Robotics
Jumat / 24-07-2026, 14:44 WIB
Cerita Mediasi Sopir Alphard Versi Satpam: Disuruh Push Up dan Diancam
Jumat / 24-07-2026, 14:44 WIB







