Tidur Siang yang Tepat Mampu Meningkatkan Kesehatan Otak Dewasa
>>> WNI Tewas Ditikam Sesama WNI di Hokkaido Jepang
Melalui tidur siang, otak mendapat momentum beristirahat dan mengisi ulang energi. Menurut Vishal Chander Dasani, orang yang kebutuhan tidur malamnya terpenuhi tidak perlu tidur siang lama.
"Jika kebutuhan tujuh jam terpenuhi di malam hari, tidur siang tidak diperlukan, cukup istirahat 20-30 menit untuk mengurangi tekanan mental," jelasnya.
Kurang tidur kerap memicu ketidakstabilan emosi seperti mudah marah, sensitif, atau sulit mengendalikan diri. Tidur siang dapat meminimalisir dampak tersebut.
Saat tubuh dan otak mendapat istirahat memadai, kapasitas menghadapi tekanan harian meningkat, sehingga banyak individu merasa lebih rileks dan bersemangat setelah bangun.
Dampak pada Produktivitas dan Aturan Durasi
Otak yang segar bekerja jauh lebih efektif daripada otak yang lelah. Tidur siang membantu mendongkrak kemampuan berpikir, ketepatan mengambil keputusan, dan penyelesaian tugas berisiko tinggi.
Agar manfaat maksimal, perhatian pada durasi sangat penting.
Vishal Chander Dasani memaparkan durasi ideal untuk dewasa bervariasi, mulai dari 20-30 menit untuk power nap hingga maksimal 90 menit untuk siklus penuh.
Namun, tidur siang terlalu lama atau pada waktu keliru berisiko merusak pola istirahat malam.
"Tidur siang dengan durasi berkepanjangan dan waktu kurang sesuai berpotensi menyebabkan sulit tidur di malam hari," kata Vishal.
Ia merekomendasikan tidur siang antara pukul 13.00 hingga 15.00 jika mendesak. "Disarankan jika membutuhkan tidur siang, sebaiknya antara jam 1 hingga 3 siang," ujarnya.
Perlu dipahami bahwa khasiat tidur siang dapat berbeda pada setiap individu. Aktivitas ini tidak bisa menggantikan tidur malam yang cukup.
>>> Waskita Karya Kebut Pembangunan Lima Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan
Jika sering merasa kantuk berlebihan di siang hari meski tidur malam terpenuhi, konsultasi dengan tenaga medis profesional disarankan untuk mendeteksi faktor klinis yang mendasarinya.
Update Terbaru
Danantara Puji Transformasi Jasamarga: Luar Biasa
Jumat / 24-07-2026, 09:43 WIB
Zulhas: Penyaluran Bansos di Koperasi Merah Putih Mulai September 2026
Jumat / 24-07-2026, 09:43 WIB
KPK Periksa Pejabat Kemenhut dan ATR/BPN soal Pelepasan Hutan Kuansing
Jumat / 24-07-2026, 09:43 WIB
Kendaraan Baru Tanpa Pelat Nomor Dipakai di Jalan, Boleh atau Tidak?
Jumat / 24-07-2026, 09:42 WIB
Netanyahu Yakin Pakta Nuklir AS-Saudi Buka Jalan Normalisasi dengan Riyadh
Jumat / 24-07-2026, 09:42 WIB
Arti Kedipan Mata Kucing: Tanda Sayang atau Masalah Kesehatan?
Jumat / 24-07-2026, 09:39 WIB
De La Fuente Kecam Keributan Usai Final Piala Dunia 2026
Jumat / 24-07-2026, 09:39 WIB
Prabowo Klaim Hentikan Kebocoran Anggaran, Hemat Rp300 Triliun
Jumat / 24-07-2026, 09:39 WIB
Dokter IGD RSUD Sampang Ditangkap saat Pakai Sabu Bareng Jukir
Jumat / 24-07-2026, 09:38 WIB
IHSG Dibuka Melemah ke 6.255, 369 Saham Tertekan
Jumat / 24-07-2026, 09:38 WIB
2 Orang Ditikam di New York, Mamdani Sebut Perbuatan Tercela
Jumat / 24-07-2026, 09:38 WIB
Rupiah Loyo ke Level Rp17.979 per Dolar AS Pagi Ini
Jumat / 24-07-2026, 09:37 WIB
Johnny Depp Kejutkan Penggemar di San Diego Comic-Con
Jumat / 24-07-2026, 09:37 WIB
Pakar Ungkap Penyebab Malam Lebih Dingin Saat Kemarau
Jumat / 24-07-2026, 09:37 WIB







