Pola asuh di masa lalu sering dianggap wajar pada zamannya. Namun, kini banyak orang tua mulai sadar akan pentingnya kesehatan mental dan cara berkomunikasi yang lebih sehat.

Komunikasi yang menekan atau memanipulasi perasaan sebaiknya dihindari. Sebab, hal itu dapat berdampak buruk pada psikologis anak.

>>> Ramalan Zodiak Cinta: Capricorn hingga Sagitarius, Tips Jaga Keharmonisan Hubungan

Berikut adalah 11 kalimat toxic orang tua zaman dulu yang diam-diam bisa melukai mental anak.

Kalimat Toxic yang Perlu Dihindari

"Kamu benar, Bunda memang orang tua yang buruk" — Ungkapan ini cenderung menekan atau memanipulasi perasaan. Anak bisa merasa bersalah dan takut untuk jujur tentang perasaannya.

"Kamu lebih beruntung dibandingkan Bunda waktu kecil" — Kalimat ini membandingkan dua pengalaman yang tidak sama. Anak zaman sekarang menghadapi tekanan media sosial dan budaya perbandingan yang besar.

"Kalau kamu sayang Bunda, kamu akan melakukan ini" — Ungkapan ini menjadi syarat cinta. Anak menjadi cemas, sulit mengenali kebutuhan sendiri, dan mengabaikan perasaannya demi menyenangkan orang tua.

"Karena Bunda bilang begitu" — Muncul saat orang tua ingin cepat mengendalikan situasi. Anak merasa tidak diberi kesempatan untuk memahami alasan di balik suatu aturan.

"Jangan terlalu dramatis" — Kalimat ini meremehkan emosi anak. Akibatnya, bisa memicu jarak dalam hubungan hingga mereka dewasa.

"Bunda akan memberi kamu alasan untuk menangis" — Terdengar seperti ancaman. Alih-alih menenangkan, kalimat ini justru menakutkan anak saat emosi orang tua memuncak.

"Lupakan saja, hidup terus berjalan" — Mengabaikan emosi berat anak secara paksa. Anak terbiasa menahan perasaan sendiri tanpa benar-benar memahaminya.

>>> Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces: Peluang Finansial dan Asmara