Pemerintah negara bagian New South Wales (NSW) di Australia mengusulkan aturan baru yang memungkinkan pengemudi dengan resep ganja medis untuk mengemudi dengan kadar THC tertentu dalam tubuh mereka.

Usulan ini menetapkan batas maksimal 50 nanogram per mililiter (ng/mL) THC dalam air liur.

>>> Dishub DKI Siapkan 3.687 Ruang Parkir dan 7 Rute Transjakarta untuk CFD Rasuna Said

Jika terlampaui, pengemudi bisa didenda AU$704 (sekitar $502) dan dicabut SIM minimal tiga bulan.

Selama ini, pengguna ganja medis di Australia menghadapi risiko hukuman yang sama dengan pengguna rekreasi, meskipun ganja medis telah legal sejak 2016.

Mekanisme Penegakan Hukum

Jika pengemudi positif THC saat tes jalan, mereka akan dilarang mengemudi selama 24 jam dan harus memberikan sampel kedua untuk uji laboratorium.

Bila hasil laboratorium di bawah batas, mereka bisa mengemudi kembali. Jika melebihi, pengemudi mendapat dua peringatan sebelum dikenakan denda dan suspensi SIM.

>>> China Ubah Aturan Pajak PHEV, Merek Mewah Eropa Terdesak

Seorang profesor asosiasi dari Monash University Accident Research Center menyebut langkah ini sebagai terobosan dunia pertama dalam menetapkan batas THC di jalan raya.

Ia membandingkannya dengan pengenalan batas alkohol dalam darah yang dulu juga kontroversial namun kini diterima luas.

Namun, pemimpin oposisi Kellie Sloane menolak usulan tersebut.

>>> BMW iX3 Kalahkan 23 EV Lain dalam Uji Jarak Tempuh, Lampaui Janjinya

Ia berpendapat bahwa setiap orang bereaksi berbeda terhadap ganja, sehingga batas angka tidak mencerminkan tingkat gangguan yang sebenarnya.