Profil Choirul Anwar Eks Dirut Kebun Binatang Surabayayang jadi Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar: Umur, Agama dan Akun IG
Ukuran Teks
Profil Choirul Anwar Eks Dirut Kebun Binatang Surabayayang jadi Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar: Umur, Agama dan Akun IG
Kebun Binatang Surabaya (KBS) bukanlah sekadar tempat wisata, melainkan ikon konservasi dan edukasi kebanggaan warga Jawa Timur yang telah berusia lebih dari seabad. Namun, di balik popularitasnya, tempat yang seharusnya menjadi surga bagi ratusan satwa ini ternyata menyimpan sisi gelap yang menyayat hati.
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur akhirnya mengungkap tabir gelap tersebut. Mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS), Choirul Anwar (CA), resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi yang menguras anggaran perusahaan hingga Rp10,2 miliar.
Yang lebih menyakitkan, korupsi yang terjadi secara sistematis selama hampir satu dekade (2016-2024) ini salah satunya bersumber dari pemotongan jatah pakan satwa.
Modus "Rangkap Jabatan" dan Fiktifnya Pakan Satwa
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, I Gede Punia Atmaja, mengungkapkan bahwa penetapan tersangka ini didasarkan pada Surat Perintah Penetapan Tersangka yang diterbitkan pada malam hari, tanggal 21 Juli 2026.
Dalam konferensi persnya di kantornya, Gede membeberkan modus operandi yang digunakan CA. Selama menjabat sebagai Dirut dari 2016 hingga 2024, CA diduga kuat menyalahgunakan wewenang. Ia menggunakan uang anggaran perusahaan untuk pengeluaran fiktif hingga kepentingan pribadi.
Salah satu modus yang paling mencengangkan adalah praktik mark up (penggelembungan) anggaran pakan satwa.
"Karena salah satu modusnya adalah tentang pakan binatang, ya. Pakannya ada dikurangi, ya. Artinya pertanggungjawabannya dibuat ada, tapi dibuat dengan sebenarnya dengan mark up," jelas Gede.
Bagaimana CA bisa leluasa melakukan aksi lancung ini tanpa terdeteksi? Jawabannya terletak pada sistem tata kelola yang cacat. CA diketahui merangkap sejumlah jabatan strategis di PD TS KBS secara bersamaan. Ia bukan hanya Direktur Utama, tetapi juga merangkap sebagai Direktur Operasional dan Direktur Keuangan.
"Di samping itu dia menjabat sebagai Direktur Operasional, kemudian Direktur Keuangan. Jadi rangkap jabatan. Nah, otomatis uang itu cuma diambil, kemudian dilaksanakan, kemudian pertanggungjawabannya dibuat seolah-olah benar. Tapi pada kenyataannya, ada beberapa pengeluaran yang tidak benar," papar Gede.
Ibarat pepatah, CA menjadi "ayam yang menjaga gudang jagung". Ia yang memerintahkan staf keuangan di departemen Accounting and Finance untuk mengeluarkan uang, sekaligus yang membuat laporan pertanggungjawaban fiktif seolah dana tersebut digunakan untuk operasional harian.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
LeBron James Tunda Keputusan Bebas Transfer 2026 Lebih dari 468 Jam
Rabu / 22-07-2026, 13:57 WIB
Reds Hentikan Tiga Kemenangan Beruntun Mariners dengan Kemenangan 4-2
Rabu / 22-07-2026, 13:57 WIB
Courtney Stodden Tuding Jason Alexander Lakukan Tindakan Tak Senonoh Saat Syuting
Rabu / 22-07-2026, 13:56 WIB
Prabowo Teken Keppres, Asep Nana Jadi Wakil Jaksa Agung
Rabu / 22-07-2026, 13:56 WIB
IHSG Meradang ke Level 6.315 Siang Ini usai Kabar Mundurnya Bos BGN
Rabu / 22-07-2026, 13:56 WIB
BGN Sisir Ulang Penerima MBG, Anggaran Dipangkas Jadi Rp229 T
Rabu / 22-07-2026, 13:56 WIB
Sejarah Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia dari Italia
Rabu / 22-07-2026, 13:56 WIB
Miami Heat Klarifikasi Video LeBron James yang Tidak Sengaja Tayang
Rabu / 22-07-2026, 13:55 WIB
Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik, Harta Rp31,39 Miliar
Rabu / 22-07-2026, 13:55 WIB
AS Berencana Izinkan Arab Saudi Kembangkan Nuklir Sipil
Rabu / 22-07-2026, 13:55 WIB
Artikel Pilihan

Batu Empedu Sapi dan Demam Perburuan Dadakan Saat Idul Adha 2026
- Banyak Penipuan KUR Beredar, Ini Penjelasan Resmi BRI
- CEK Daftar Film Series Drakor & Anime Netflix April 2026 Lengkap
- Pencipta Lagu Erika ITB Terungkap Ini Asal Usul Lagu yang Viral
- Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Lewat Play-off Tambahan Ini Penjelasannya
- Jay Idzes hingga Ole Romeny Masuk! Timnas Indonesia Diuntungkan Format FIFA ASEAN Cup 2026
- Drama My Royal Nemesis Tampilkan Lim Ji Yeon sebagai Villain Joseon di Era Modern
Trending Fokus
1Batu Empedu Sapi dan Demam Perburuan Dadakan Saat Idul Adha 2026
2Daftar Film, Series Drakor dan Anime Netflix April 2026 Lengkap dengan Jadwal Tayang
3Kalender Jawa April 2026 Lengkap dengan Weton dan Tanggal Merah
4Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir dan Bagaimana Prediksi Cuaca Mudik Lebaran
5Bagaimana Epic Fury Operasi Militer Pertama yang Dipimpin AI Tewaskan Ali Khamenei dalam Serangan Presisi Berbasis Algoritma
6Infinix Note 60 Ultra Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP dengan Layar 144Hz
7
