Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan sesi I, Rabu (22/7) siang.

IHSG turun 24,47 poin atau 0,39 persen ke level 6.315,55.

>>> BGN Sisir Ulang Penerima MBG, Anggaran Dipangkas Jadi Rp229 T

Pelemahan terjadi di tengah kabar mundurnya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Deyang pagi tadi. Nanik menyampaikan pengunduran dirinya melalui akun Facebook pribadi.

Sepanjang sesi I, IHSG bergerak fluktuatif antara zona hijau dan merah. Level tertinggi indeks mencapai 6.394, sedangkan level terendah di 6.297.

Sebanyak 366 saham tercatat berada di zona merah, 238 saham hijau, dan 190 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.072,80 triliun.

Volume perdagangan mencapai 29,93 miliar saham dengan nilai transaksi Rp11,24 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,81 juta kali transaksi.

Investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp31,36 miliar di seluruh pasar.

Di pasar reguler, investor asing mencatat beli bersih Rp360,21 miliar, sedangkan di pasar negosiasi dan tunai terjadi jual bersih Rp328,86 miliar.

Berdasarkan volume perdagangan sebanyak 51,1 miliar saham, investor domestik mendominasi dengan porsi 83,00 persen atau sekitar 42,41 miliar saham.

>>> Viral Gaya Hidup Mewah Anak di Tengah Pemulihan Bencana, Asisten I Pemkab Gayo Lues Nevi Rizal Buka Suara dan Minta Maaf

Investor asing berkontribusi 17,00 persen atau sekitar 8,70 miliar saham.

Dari sisi nilai transaksi sebesar Rp21,6 triliun, investor asing berkontribusi 29,40 persen dengan pembelian Rp6,4 triliun dan penjualan Rp6,3 triliun.

Investor domestik berkontribusi 70,60 persen dengan pembelian Rp15,2 triliun dan penjualan Rp15,3 triliun.

Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.942.073 kali transaksi.

Investor domestik mendominasi dengan porsi 85,37 persen atau sekitar 2.511.648 kali transaksi, sedangkan investor asing berkontribusi 14,63 persen atau sekitar 430.153 kali transaksi.

Pagi ini, Kepala BGN Nanik Deyang mengumumkan mundur dari jabatannya. Ia menyampaikan informasi tersebut melalui status di akun Facebook Naniek Sudaryati Deyang.

Nanik mengungkapkan alasan mundur terkait masalah kesehatan. Ia pamit kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan di luar negeri.

>>> Sejarah Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia dari Italia

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," tulisnya.