FDA Peringatkan Risiko Kontaminasi pada Obat Alergi yang Ditarik
Badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) mengumumkan penarikan nasional terhadap tablet alergi generik Zyrtec pada Senin, 20 Juli 2026.
Penarikan dilakukan setelah ditemukan potensi kontaminasi silang dengan ranitidine, obat antasida yang ditarik dari pasar pada 2020 karena kekhawatiran karsinogen.
>>> Mega Millions Jackpot $707 Juta Tak Ada Pemenang, Hadiah Makin Besar
Penarikan sukarela ini dimulai pada Sabtu lalu oleh Unique Pharmaceutical Laboratories yang berbasis di India.
Produk yang terkena dampak adalah tablet Cetirizine hydrochloride 5 mg dalam botol 100 tablet dengan kode obat nasional 16571-401-10.
Regulator mengidentifikasi potensi kontaminasi dengan ranitidine, yang versi reformulasinya baru disetujui pada 2025.
FDA menyatakan bahwa konsumen yang hipersensitif terhadap ranitidine berisiko mengalami efek samping serius jika mengonsumsi antihistamin yang terkontaminasi.
>>> Monyet Terlantar Ditemukan di Bus London, Picu Kekhawatiran Perizinan Hewan Peliharaan
Gejala anafilaksis yang mungkin terjadi meliputi pembengkakan parah, kesulitan bernapas, penurunan tekanan darah drastis, biduran, gatal hebat, dan kehilangan kesadaran.
Seorang teknisi farmasi pertama kali menemukan masalah ini setelah melihat tablet berubah warna dan bintik merah saat dispensing rutin.
Unique Pharmaceutical Laboratories melaporkan tidak ada kejadian kesehatan buruk yang terkait dengan inventaris yang terkena dampak.
Lot manufaktur yang ditarik termasuk GY825029, GY825030, GY825031, dan GY825032 dengan tanggal kedaluwarsa Oktober 2028.
>>> Tetra Pak Dorong Efisiensi Industri F&B Lewat Manufaktur Pintar di MIFB 2026
Konsumen dengan pertanyaan dapat menghubungi distributor Rising Pharma Holdings Inc.
Update Terbaru
Arizona Diamondbacks Panggil Kohl Drake untuk Debut MLB
Rabu / 22-07-2026, 16:01 WIB
Colman Domingo Sindir Kritik Rasial terhadap Casting Lupita Nyong'o di The Odyssey
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Jay Feely Raih Nominasi Partai Republik untuk Distrik Pertama Arizona
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
BGN Temukan SPPG Miliki Dua Virtual Account, Dana Rp311 Miliar Dikembalikan
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Cholil ERK dan Eka The Brandals Masuk Badan Pengawas dan Pengurus KontraS
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Toluca Jamu Pumas di Apertura 2026, Catat Rekor Tak Terkalahkan
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Hulu Rilis Dokumenter tentang Kaitan Keluarga Charles Manson
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Modernisasi Pabrik Aspal di Taiwan Jadi Contoh Infrastruktur Berkelanjutan untuk Asia
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Nanik Ganti Nomor HP Usai Mundur dari BGN: Capai Diteror
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Iran Kembali Serang Pangkalan AS di Kuwait, Target Depot Amunisi
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
FIFA Raup Rp268 Triliun dari Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Warga Bandung Pesan 3 Ojol untuk Antisipasi Begal, Ada yang Minta Dikawal Polisi
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Menperin Agus Gumiwang: P3DN Bisa Tambah Rp627 Triliun ke Ekonomi
Rabu / 22-07-2026, 15:55 WIB







