Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan dampak besar dari program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) terhadap perekonomian Indonesia.

Menurut simulasi Badan Pusat Statistik (BPS), pengalihan belanja pemerintah dan BUMN senilai Rp400 triliun dari produk impor ke produk dalam negeri berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 1,71 persen.

>>> Sudaryono Tiba di Istana Jelang Dilantik Jadi Kepala BGN

Dampak tersebut setara dengan tambahan nilai ekonomi sebesar Rp627 triliun. Hal ini disampaikan Agus dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

P3DN sebagai Senjata Utama

Agus menegaskan bahwa program P3DN menjadi salah satu senjata utama pemerintah untuk memperkuat industri manufaktur nasional.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, program ini juga bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar domestik.

>>> 7 Kebiasaan Orang Bermental Kuat, Bukan Sekadar Tahan Banting

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong optimalisasi belanja produk dalam negeri di seluruh kementerian, lembaga, dan BUMN.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian, termasuk penyerapan tenaga kerja dan pengurangan ketergantungan pada impor.

>>> Avatar FF Season 1: Simbol Player Old yang Masih Diburu

Agus optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional dapat tercapai dengan implementasi P3DN yang konsisten.