Pemerintah Kota Depok mulai mengalihkan angkutan kota (angkot) ke kendaraan listrik. Armada yang disiapkan adalah Wuling Mitra EV.

Saat ini mobil tersebut tengah menjalani proses karoseri agar sesuai sebagai angkutan kota. Informasi ini diunggah di akun Instagram Dinas Perhubungan Kota Depok.

>>> Hybrid Race Wellnest Festival Hari Kedua Dipadati Peserta Perempuan

Angkot listrik ini akan menggantikan trayek D10A yang melayani Terminal Depok Baru hingga Terminal Jati Jajar via Grand Depok City (GDC).

"Dinas Perhubungan Kota Depok saat ini sedang meninjau langsung kesiapan armada baru pengganti angkutan D10A di karoseri," tulis akun tersebut, Rabu (22/7).

Fasilitas dan Tarif

Armada ini dirancang ramah lingkungan dan dilengkapi fasilitas khusus disabilitas serta kursi prioritas untuk ibu hamil. Tarif operasionalnya disebut lebih terjangkau.

Wuling Mitra EV memiliki panjang 5.010 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.960 mm. Tersedia dua pintu geser di kiri dan kanan serta pintu belakang.

>>> Sidang Praperadilan Ketiga Roy Suryo Ditunda Satu Pekan

Terdapat dua varian: minibus dan blind van.

Baterai lithium iron phosphate berkapasitas 41,9 kWh (jarak tempuh 300 km CLTC) untuk long range dan 56,2 kWh (400 km CLTC) untuk premium range.

Baterai dapat diisi dari 30% hingga 80% dalam 30 menit.

Motor listrik di roda belakang menghasilkan 75 kW dan torsi 180 Nm, dengan kecepatan maksimal 115 km per jam.

>>> Choirul Anwar Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya jadi Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar

Harga Mitra EV Minibus Long Rp348 juta, Premium Rp378 juta, Blind Van Long Rp328 juta, dan Premium Rp358 juta.