Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus menunjukkan pelemahan dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, depresiasi mencapai 0,87 persen.

Pada Jumat (5/6/2026), kurs Jisdor tercatat di level Rp18.039 per dolar AS. Angka tersebut sama dengan posisi penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

>>> Inggris Kalahkan Selandia Baru 1-0 Lewat Gol Tunggal Harry Kane

Di pasar spot, rupiah ditutup pada Rp18.036 per dolar AS pada hari yang sama. Posisi ini menunjukkan pelemahan 0,86 persen secara mingguan.

Secara harian, rupiah sempat menguat tipis 0,07 persen.

>>> 24 Entitas Daftarkan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 ke TVRI Riau

Namun, secara akumulatif mata uang Garuda masih terdepresiasi dari penutupan pekan lalu yang berada di Rp17.881 per dolar AS.

>>> Inggris Tekuk Selandia Baru 1-0 Berkat Gol Harry Kane

Pelemahan ini menjadi perhatian pelaku pasar di tengah dinamika ekonomi global. Bank Indonesia terus memantau pergerakan nilai tukar untuk menjaga stabilitas.