Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan pengawasan ekspor nasional.

Penegasan ini muncul setelah pemerintah membentuk PT Danatara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai badan satu pintu ekspor komoditas tertentu.

>>> 12 Kebiasaan Sehat untuk Perempuan Menurut Pakar Kesehatan

Hingga akhir Desember 2026, seluruh proses administrasi pelayanan ekspor masih berjalan normal di bawah penanganan Bea Cukai. Skema ini dijalankan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku saat ini.

“Terkait dengan PT Danatara Sumberdaya Indonesia (DSI) yang merupakan badan satu pintu ekspor, tentunya dengan peraturan yang baru, bahwa ekspor itu sampai dengan bulan Desember, mungkin dari Bea Cukai masih melakukan pelayanan seperti biasa,” ujar Djaka Budi Utama, Direktur Jenderal Bea dan Cukai dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026.

Pada fase awal operasional, DSI akan diposisikan sebagai pihak yang mendapatkan fasilitas dalam aktivitas pemenuhan arus ekspor.

Badan baru tersebut bakal bersanding dengan Bea Cukai dalam melakukan pencatatan dokumen serta pengurusan administrasi kegiatan ekspor.

“Mungkin yang nanti akan difasilitasi adalah dari DSI-nya sendiri, nanti mungkin bisa mencatatkan ataupun berdampingan dengan Bea Cukai,” katanya.

>>> Rasulullah Mengajarkan Doa Menjenguk Orang Sakit Demi Kesembuhan

DSI Diproyeksikan Mandiri di Masa Depan

Meski kendali kepabeanan tetap di bawah pengawasan DJBC, DSI diproyeksikan mampu menjalankan aktivitas ekspor secara mandiri di masa depan.

Kemandirian tersebut akan mengikuti proses penguatan kelembagaan serta kesiapan operasional internal dari perusahaan bentukan pemerintah itu.

“Kedepannya mungkin nanti akan mandiri, yaitu DSI secara mandiri melakukan ekspor. Tetapi tetap Bea Cukai berada di posisi yang terdepan dalam pengurusan ekspornya,” ujarnya.

Langkah penguatan ini tidak mengurangi otoritas Bea Cukai dalam mengurus seluruh dokumen kepabeanan dan memastikan legalitas kegiatan ekspor.

>>> Prancis dan Indonesia Perkuat Riset Vulkanologi di Gunung Merapi

Sebelumnya, pemerintah mendirikan DSI demi memperkuat tata kelola ekspor komoditas strategis sekaligus menaikkan efisiensi pengelolaan ekspor nasional melalui sistem terintegrasi.