Sakit merupakan salah satu ujian kehidupan yang bisa menimpa siapa saja. Islam menganjurkan umat Muslim untuk mendoakan sesama yang sedang sakit agar segera diangkat penyakitnya oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW telah mengajarkan beberapa lafal doa yang bisa diamalkan saat menjenguk keluarga, kerabat, atau sahabat yang sakit.

>>> Prancis dan Indonesia Perkuat Riset Vulkanologi di Gunung Merapi

Amalan ini menjadi ikhtiar spiritual sekaligus wujud kepedulian sosial antar-Muslim.

Doa memiliki peran penting dalam kehidupan seorang mukmin, terutama saat menghadapi kondisi tubuh yang tidak sehat.

Melalui doa, seorang hamba berserah diri dan mengakui bahwa kesembuhan sepenuhnya di tangan Allah SWT.

Lima Doa dari Sunnah Rasulullah

Doa pertama khusus untuk memohon kesembuhan bagi anggota keluarga dekat.

Lafalnya: "Allahumma rabban naas, adzhibil ba'sa, wasyfihu wa antasy syaafi, laa syifaa'a illaa syifaa'uka, syifaa'an laa yughaadiru saqaman."

Artinya: "Hilangkanlah penyakit itu, wahai Tuhan manusia. Sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan.

Tak ada kesembuhan kecuali kesembuhan-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain." (HR.

Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah).

Doa kedua dibaca saat menjenguk orang sakit. Bunyinya: "As'alullahal 'azhiima rabbal 'arsyil 'azhiimi an yasyfiyaka."

Artinya: "Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan pemilik Arsy yang Agung, semoga Dia menyembuhkanmu." (HR.

>>> Kol Punya Manfaat Jitu, Tapi 6 Kelompok Orang Ini Harus Waspada

Abu Dawud dan Tirmidzi).

Doa ketiga bisa digunakan sebagai ruqyah mandiri: "Imsahil ba'sa rabban naas, biyadikas syifaa'u laa kaasyifa lahu illaa anta."

Artinya: "Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan.

Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Engkau."