Doa keempat khusus untuk kerabat, dengan menyebut nama yang sakit. Contoh: "Allahummasyfi Sa'da, Allahummasyfi Sa'da, Allahummasyfi Sa'da."

Artinya: "Ya Allah, sembuhkan Sa'ad." Diulang tiga kali (HR.

Muslim).

Doa kelima mengandung harapan agar sakit menjadi penggugur dosa: "La ba'sa thahuurun insyaa Allah." Artinya: "Semoga tidak apa-apa, semoga kamu suci dengan kehendak Allah."

(HR. Bukhari dari Ibnu Abbas).

Kelima doa tersebut menjadi rujukan utama saat menjenguk orang sakit. Aktivitas menjenguk dan mendoakan merupakan bagian dari moralitas sosial dan akhlak mulia seorang Muslim.

>>> Jadwal Liga Italia 2026-2027: Como 1907 Jalani Tiga Laga Tandang Beruntun

Kehadiran di sisi orang sakit tidak hanya sebatas fisik, tetapi juga harus disertai doa demi ketenangan jiwa mereka.