Nanik S Deyang mengungkap tugas baru yang diberikan Presiden Prabowo Subianto setelah dirinya mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Hal itu disampaikan Nanik melalui status di akun Facebook miliknya, bersamaan dengan pengumuman pengunduran dirinya pada Rabu (22/7).

>>> Menteri LH: Hampir 90 Persen Pemkot-Pemkab Kena Sanksi soal Sampah

Nanik mengaku diminta untuk tetap mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski sudah mundur. Ia akan ditunjuk menjadi ketua dewan pengawas BGN yang kemungkinan akan dibentuk oleh Prabowo.

"Saya diminta tetap ikut mengawasi BGN.

Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut)," tulis Nanik.

>>> Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

Nanik mengungkapkan alasan mundur terkait masalah kesehatan. Ia pun pamit kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan di luar negeri.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," tulisnya.

Presiden Prabowo melantik Nanik sebagai Kepala BGN pada Senin (8/6). Ia menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya dicopot karena tersangkut dugaan korupsi MBG dan kini berstatus tersangka.

>>> Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis

Pengangkatan Nanik didasarkan pada Keppres nomor 18/M tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan kepala dan wakil kepala BGN serta pemberhentian Wakil Kepala BPKP.