Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengungkapkan bahwa prinsipalnya di Jepang telah memiliki produk kendaraan komersial berbasis baterai, namun belum bisa memastikan kapan akan dipasarkan di Indonesia.

Produk tersebut adalah Isuzu ELF EV yang saat ini sudah dijual di Jepang dan diekspor ke Amerika Serikat serta Eropa.

>>> Cara Cek Status Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 yang Masuk Verifikasi Rekening Juli 2026

Engineering and Production Director IAMI Rodko Purba mengatakan bahwa di Jepang, penjualan kendaraan listrik niaga tidak hanya mencakup produk, tetapi juga paket layanan termasuk perawatan dan kebutuhan operasional.

"Cuma memang kalau di Jepang itu bukan hanya produknya saja.

Dia menjual semacam package sama maintenance untuk kebutuhan segala macam," kata Rodko di pabrik Isuzu Karawang, Senin (20/7).

>>> Cara Mendapatkan Bantuan Pangan Beras Tahap 2 Agustus 2026 untuk 33,24 Juta Penerima

Menurut Rodko, tantangan utama menghadirkan kendaraan niaga listrik di Indonesia bukan pada produknya, melainkan kesiapan ekosistem pendukung.

Ia menegaskan bahwa kendaraan komersial memiliki karakter penggunaan yang berbeda dengan mobil penumpang, sehingga infrastruktur pengisian daya menjadi faktor penting.

"Kalau ditanya di Indonesia bisa dijual apa tidak, ya bisa saja. Cuma ekosistemnya belum mendukung," ujar Rodko.

>>> 5 Faktor Penyebab Gas Fee Blockchain Sering Berubah di 2026

Selain EV berbasis baterai, Isuzu juga tengah mengembangkan teknologi hidrogen untuk kendaraan niaga. Rodko menambahkan bahwa pengembangan tersebut masih berlangsung dan belum bisa diumumkan kapan akan direalisasikan.