Pemerintah Dorong Isuzu Genjot Produksi 500 Ribu Unit dalam 4 Tahun
Pemerintah mendorong Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) untuk meningkatkan volume produksi hingga 500 ribu unit dalam empat tahun ke depan.
Dorongan itu disampaikan saat Isuzu berhasil memproduksi 300 ribu unit sejak pabrik Karawang Plant beroperasi pada 2015.
>>> Lawan Trump, Wali Kota New York Makin Serius Ingin Tangkap Netanyahu
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Setia Diarta mengatakan pemerintah siap membantu Isuzu agar lebih banyak model dan volume produksi, sehingga Indonesia menjadi basis produksi global.
"Saya bisa menjadi alat komunikasi Bapak untuk terus meminta jumlah produk dan tipe produk yang akan diproduksi di Isuzu Astra Indonesia.
Sehingga angka 500 ribu ini sudah tidak sulit lagi untuk kita capai dan kami harapkan 3-4 tahun belakang itu bisa diwujudkan," kata Setia di Karawang, Jawa Barat, Senin (20/7).
Kapasitas Produksi dan Realisasi
Saat ini, kapasitas produksi pabrik Isuzu Astra Indonesia mencapai 80 ribu unit per tahun. Namun realisasi produksinya masih di kisaran 35 ribu unit per tahun.
Setia berharap utilisasi fasilitas produksi tersebut dapat terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.
>>> Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kembali ke Puncak, Norwegia Melesat
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Isuzu di Tanah Air pada semester pertama 2026 mencapai 13.430 unit, naik 18,9 persen dari periode yang sama tahun 2025.
Realisasi produksi Isuzu di Indonesia, baik untuk ekspor maupun domestik, pada periode yang sama tumbuh 2,6 persen menjadi 16.329 unit.
"Tentu saja kami berharap kapasitas ini atau juga produksi yang ada di Isuzu ini akan mencapai lebih baik lagi, tidak hanya mencapai 35 ribu, tapi berharap tahun-tahun mendatang mencapai 50 ribu unit per tahun," ucapnya.
Di sisi lain, Setia menilai kinerja ekspor kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif.
Hingga Juni 2026, ekspor mobil utuh (CBU) mencapai 251.705 unit, tumbuh 7,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
>>> ESDM Masih Uji Coba Program Kompor Listrik, Tunggu Hasil Tes
Setia mengatakan capaian itu mencerminkan daya saing industri otomotif nasional yang tetap terjaga meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik.
Update Terbaru
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
Andritany Ardhiyasa Resmi Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
YouTuber Tyler Rasch Tutup Kanal Setelah 810.000 Subscriber
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
Profil Andy Burnham, 'Raja Utara' yang Jadi PM Inggris Baru
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
BGN Bakal Evaluasi Insentif MBG Rp6 Juta, Cari Skema Lebih Adil
Selasa / 21-07-2026, 16:18 WIB
DPR Setujui 9 Anggota KPI Pusat Periode 2026-2029
Selasa / 21-07-2026, 16:18 WIB
ASEAN Mulai 'Megap-megap' Dampak Penutupan Selat Hormuz Akibat Perang AS-Iran
Selasa / 21-07-2026, 16:18 WIB
The East Palace Langsung Puncaki Peringkat Netflix Korea
Selasa / 21-07-2026, 15:57 WIB
Fiat Terancam Hengkang dari Australia Usai Jual Hanya 13 Mobil, Kalah dari Ferrari
Selasa / 21-07-2026, 15:56 WIB
Prabowo: Jaminan Kesehatan Nasional Jangkau Nyaris 100 Juta Warga
Selasa / 21-07-2026, 15:56 WIB
14 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan
Selasa / 21-07-2026, 15:56 WIB
Momen Yamal Satu-satunya Pemain Spanyol yang Dipeluk Raja Felipe VI
Selasa / 21-07-2026, 15:56 WIB
DPR Sahkan RUU Satu Data Indonesia sebagai Usul Inisiatif
Selasa / 21-07-2026, 15:56 WIB







