Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian memberikan tantangan besar bagi PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).

Meski baru merayakan produksi 300 ribu unit sejak beroperasi di Karawang pada 2015, Isuzu kini didorong untuk melompat lebih jauh.

>>> Jadwal Program ANTV Rabu, 22 Juli 2026 Ada Mega Bollywood, Antara Cinta dan Dusta, Jaane Anjaane, Doriyaann, Series Thanak, Sayali, Vasudha, Teri Meri Plus Link

Target produksi dipatok mencapai 500 ribu unit dalam kurun waktu empat tahun ke depan.

Utilisasi Pabrik Harus Digenjot

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin, Setia Diarta, menyatakan kesiapan pemerintah mendukung penuh langkah Isuzu.

Harapannya, penambahan model dan volume produksi bisa memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi global.

"Saya bisa menjadi alat komunikasi Bapak untuk terus meminta jumlah produk dan tipe produk yang akan diproduksi di Isuzu Astra Indonesia.

Sehingga angka 500 ribu ini sudah tidak sulit lagi untuk kita capai dan kami harapkan 3-4 tahun belakang itu bisa dapat diwujudkan," kata Setia di Karawang, Selasa (21 Juli 2026).

Saat ini terdapat ketimpangan antara kapasitas tersedia dan realisasi di lapangan.

Pabrik Isuzu di Karawang memiliki kapasitas hingga 80 ribu unit per tahun, namun realisasi produksi masih tertahan di angka 35 ribu unit per tahun.

>>> Harga Emas Hari Ini 21 Juli 2026: Antam, UBS, hingga Galeri 24 Kompak Turun, Saatnya Investor 'Serok Bawah'?

Pemerintah mendesak agar utilisasi fasilitas ini segera digenjot hingga mencapai minimal 50 ribu unit dalam waktu dekat.

"Tentu saja kami berharap kapasitas ini atau juga produksi yang ada di Isuzu ini akan mencapai lebih baik lagi, tidak hanya mencapai 35 ribu, tapi berharap tahun-tahun mendatang mencapai 50 ribu unit per tahun," ucap Setia.

Kinerja Isuzu Menanjak

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan ritel Isuzu pada semester pertama 2026 tercatat 13.430 unit atau naik 18,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Realisasi produksi untuk pasar ekspor maupun domestik tumbuh 2,6 persen menjadi 16.329 unit.

Di sisi lain, tren ekspor kendaraan nasional masih menunjukkan performa positif.

Ekspor mobil utuh atau CBU hingga Juni 2026 telah menembus 251.705 unit dengan pertumbuhan 7,7 persen.

>>> Mets Kalahkan Phillies 4-1, Trea Turner Terus Kesulitan

"Capaian ini tentu saja mencerminkan daya saing industri otomotif berkelanjutan yang tetap terjaga," pungkas Setia.