Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 20,5 persen secara tahunan pada 2026. Target ini ditetapkan seiring perbaikan kinerja perpajakan dan penguatan aktivitas ekonomi domestik.

Optimisme tersebut muncul setelah realisasi penerimaan pajak hingga Mei 2026 tumbuh 22,1 persen secara tahunan.

>>> BCA Bagikan Dividen Interim Pertama Rp20 per Saham

Angka ini membaik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mengalami kontraksi 11,3 persen.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan ada perbaikan signifikan di sektor pajak. "Tahun lalu full year pertumbuhan pajaknya negatif, sekarang positif," ujarnya.

Pemerintah terus mendorong penerimaan negara agar melampaui estimasi awal. Otoritas fiskal yakin gerak positif perekonomian akan mendukung laju penerimaan.

"Mungkin nanti akan 20% atau lebih, kita coba dorong ke atas terus seiring perbaikan di perpajakan. Berapa Pak Bhimo?

20,5%, tapi kita coba dorong ke level yang lebih positif lagi," kata Purbaya.

Berdasarkan data Kemenkeu, realisasi setoran pajak hingga Mei 2026 mencapai Rp 834,4 triliun atau 35,4 persen dari target APBN 2026.

>>> BCA Mulai Bagikan Dividen Interim Termin Pertama Rp20 per Saham

Nilai ini melesat dari perolehan Mei tahun lalu yang sebesar Rp 683,3 triliun.

Rincian penerimaan meliputi PPh Badan Rp 167,6 triliun (tumbuh 23,9 persen), PPh Orang Pribadi dan PPh Pasal 21 Rp 123,1 triliun (naik 26 persen), serta PPh Final, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 26 Rp 138,7 triliun (tumbuh 5,2 persen).

PPN dan PPnBM melonjak 41,3 persen menjadi Rp 315,7 triliun.

"Kalau di sini kelihatan naik semua, tumbuhnya cukup kencang. Jadi data ini menunjukkan perbaikan yang ada di ekonomi betul-betul sedang terjadi," ujar Purbaya.

Faktor lain yang mendukung kinerja ini adalah penerapan sistem administrasi perpajakan baru, Coretax. Meski sempat menghadapi kendala teknis di awal tahun, sistem ini kini berjalan semakin stabil.

>>> Pertamina Terapkan Strategi Pertumbuhan Ganda untuk Transisi Energi

"Dulu Coretax dianggap tidak akan berjalan dengan baik. Tahun ini memang awal tahun ada gangguan sedikit, tapi rupanya secara keseluruhan masih cukup bagus," kata Purbaya.