5. Mendukung Kekencangan Kulit.

Pijatan lembut dengan minyak zaitun melancarkan aliran darah di area payudara. Antioksidan di dalamnya membantu memelihara elastisitas kulit, membuat payudara tampak lebih kencang.

>>> Chelsea Siap Jual Alejandro Garnacho pada Bursa Transfer Musim Panas

6. Mengantisipasi Puting Pecah-Pecah.

Kulit puting yang kering rentan robek saat bayi menyusu. Aplikasi minyak zaitun secara rutin dapat meminimalkan risiko luka dan rasa sakit selama menyusui.

7. Menurunkan Risiko Kanker Payudara.

Pola makan Mediterania yang kaya minyak zaitun dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara. Polifenol dan antioksidan di dalamnya melindungi sel dari kerusakan radikal bebas.

8. Memelihara Kesehatan Jaringan Payudara.

Sifat antiinflamasi minyak zaitun menjaga stabilitas jaringan kulit. Pijatan rutin juga membantu ibu lebih peka terhadap perubahan abnormal pada payudara.

9. Mengoptimalkan Kadar Antioksidan ASI.

Konsumsi minyak zaitun sebagai pelengkap makanan dapat meningkatkan kualitas lemak baik dalam ASI. Lemak sehat ini penting untuk pertumbuhan otak bayi dan kesehatan ibu.

Penelitian University of Barcelona menunjukkan konsumsi extra virgin olive oil saat hamil dan menyusui meningkatkan senyawa fenolik dalam ASI.

Antioksidan ini kemudian tersalurkan ke bayi untuk memperkuat sistem imun.

Efek Samping dan Cara Penggunaan

Meski alami, minyak zaitun bisa memicu reaksi alergi, ruam, atau penyumbatan pori pada kulit sensitif. Jika muncul kemerahan atau gatal, hentikan pemakaian dan konsultasi ke dokter.

Gunakan extra virgin olive oil murni. Bersihkan payudara, oleskan sedikit minyak, lalu pijat lembut.

Pastikan membersihkan puting sebelum menyusui bayi.

Hingga kini belum ada bukti ilmiah bahwa minyak zaitun dapat memperbesar payudara secara permanen. Pijatan hanya memberikan efek elastis dan kencang pada kulit.

>>> IHSG Dibuka Melemah ke 5.824,99 pada Jumat Pagi

Ukuran payudara dipengaruhi faktor genetik, lemak tubuh, berat badan, dan hormon.