Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026. Indeks turun 0,32 persen ke level 5.824,99.

Pelemahan ini melanjutkan tekanan jual yang terjadi pada hari sebelumnya. Pada Kamis, IHSG tercatat merosot 1,70 persen ke posisi 5.839.

>>> Kementerian ESDM Buka Revisi RKAB 2026 Mulai Juli

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, dalam risetnya menyebutkan bahwa IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] dari wave 5.

Ia memperkirakan indeks masih rawan melanjutkan tren penurunan ke rentang level 5.395 hingga 5.412.

Meskipun dibayangi potensi penurunan jangka panjang, pergerakan indeks masih memiliki sentimen positif untuk penguatan terbatas dalam waktu dekat.

Herditya memperkirakan dalam jangka pendek ada peluang menguat ke rentang 5.852-5.881.

Rentang batas bawah indeks selanjutnya diperkirakan berada pada level 5.735 sampai 5.381. Sementara batas atas berada di area 6.215 hingga 6.588.

>>> Saham Keuangan di Bursa Hong Kong Anjlok Akibat Pengetatan Modal China

Rekomendasi Saham

MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham pilihan secara teknikal.

Pertama, Alamtri Minerals (ADMR) pada area beli saat melemah di Rp1.120-Rp1.230 dengan target harga Rp1.575-Rp1.720.

Kedua, saham Mitra Adiperkasa (MAPI) disarankan untuk beli dagang di Rp1.485-Rp1.495 dengan target Rp1.515-Rp1.540.

Ketiga, Merdeka Copper Gold (MDKA) direkomendasikan beli saat melemah di Rp1.940-Rp2.170 dengan target Rp2.710-Rp2.950.

>>> Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola sebagai Manajer Baru

Terakhir, saham Rukun Raharja (RAJA) direkomendasikan beli saat melemah di rentang Rp2.440-Rp2.880 dengan target harga mencapai Rp3.860-Rp4.750.