Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa (21/7) dengan penguatan signifikan.

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.05 WIB, IHSG dibuka di level 6.273, kemudian sempat menyentuh level tertinggi 6.286 dan terendah 6.260.

>>> Daftar Perangkat yang Bakal Dirilis Samsung di Galaxy Unpacked Besok

Indeks naik 46,84 poin atau 0,75 persen ke level 6.278. Sebanyak 315 saham menguat, 123 saham melemah, dan 244 saham stagnan.

Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.943,986 triliun.

Volume perdagangan mencapai 2,87 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,16 triliun dan frekuensi 189.244 kali.

Proyeksi Analis

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan secara terbatas, meski risiko koreksi tetap perlu diwaspadai.

Menurutnya, penguatan IHSG diperkirakan terbatas hingga menguji area 6.264 dan masih rawan terkoreksi ke kisaran 5.747-5.935.

>>> Pemerintah India Diserang Netizen Soal Bensin Campur Etanol 20 Persen

Namun, jika mampu menembus level 6.377, IHSG berpeluang menuju area 6.450-6.545.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.111 dan 5.839, serta resistance 6.286 dan 6.599 hari ini.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai indeks saham masih bergerak di area krusial yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Ia mengatakan IHSG saat ini tengah menguji resistance Fibonacci di level 6.264 dengan potensi overshoot hingga 6.308.

Namun, jika penutupan harian tetap di bawah 6.264, IHSG berpeluang memasuki fase bearish.

>>> Wellnest Fest Vol 2 Dimulai, Pengunjung Antusias di Hari Pertama

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.138, 6.007, 5.887, dan 5.739, serta resistance 6.264, 6.377, 6.545, dan 6.835.