Kementerian ESDM Buka Revisi RKAB 2026 Mulai Juli
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap membuka pengajuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 pada Juli 2026.
Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kuota produksi mineral dan batu bara dengan target penerimaan negara.
>>> Saham Keuangan di Bursa Hong Kong Anjlok Akibat Pengetatan Modal China
Proses administrasi permohonan perubahan kuota oleh pelaku usaha pertambangan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli 2026.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno menyatakan pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan volume penjualan komoditas.
"Kita akan menjual mineral dan batu bara sesuai dengan harga yang seharusnya. Jangan obral terlalu murah, tapi jangan sampai kebutuhan kita terganggu," ujar Tri Winarno.
Mengenai kepastian tanggal penerbitan keputusan revisi, kementerian masih mengkaji durasi evaluasi dokumen.
"Kalau mengajukan, ya Juli, paling lambat 31 Juli. Tetapi tentang berapa dan lain sebagainya, tergantung nanti," ungkap Tri Winarno.
Di sisi lain, keterbatasan kuota produksi memicu ancaman pengurangan tenaga kerja di sektor pertambangan nikel.
CEO Eramet Indonesia Jerome Baudelet mengungkapkan kuota produksi PT Weda Bay Nickel (WBN) sebesar 12 juta ton habis pada akhir Mei 2026.
Hal itu memaksa operasional tambang dihentikan sementara untuk perawatan.
"Jumlah orang yang kami pekerjakan untuk Weda Bay Nickel di akhir Desember mendekati 18.000 orang.
>>> Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola sebagai Manajer Baru
Tahap care and maintenance akan mengurangi jumlah orang sebesar 65%," kata Jerome Baudelet.
Rasionalisasi pekerja akan dilakukan bertahap dan berpotensi permanen jika pengajuan penambahan kuota melalui revisi RKAB ditolak.
Manajemen PT Vale Indonesia Tbk (INCO) juga menyatakan kesiapan mengajukan revisi.
Update Terbaru
Psy Cetak Sejarah: 'Gangnam Style' Tembus 6 Miliar Views di YouTube
Rabu / 22-07-2026, 01:15 WIB
Netflix Rilis Trailer dan Visual Spesial LEGO One Piece
Rabu / 22-07-2026, 01:15 WIB
Toyota Tundra 2027 Dapat Paket Trailhunter untuk Overlanding Lebih Terjangkau
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Mazda Australia Rilis Iklan CX-5 dengan Lagu yang Dianggap 'Cheesy'
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Kapal Perang Rusia Lepaskan Tembakan di Selat Inggris
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Anggaran MBG 2026 Berpotensi Dipangkas Jadi Rp229 Triliun
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Koalisi Sipil Kecam Pelibatan TNI Awasi Wajib Pajak
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Dasco Bertemu Pegiat Antikorupsi dan Eks Pimpinan KPK
Rabu / 22-07-2026, 01:14 WIB
Isuzu Ingatkan Pengguna B50, Perawatan Kendaraan Jadi Kunci
Rabu / 22-07-2026, 01:10 WIB
3 Korban Ledakan di Grand Polonia Medan Ditemukan Tewas
Rabu / 22-07-2026, 01:10 WIB
Ekonomi Iran Tertekan, Israel Siapkan Serangan Baru
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis Masuk RPJMD hingga APBD
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Dua Komandan Garda Nasional Udara Dipecat karena 'Kehilangan Kepercayaan'
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB
Netflix Buka Suara soal Nasib Teach You a Lesson Season 2
Rabu / 22-07-2026, 01:09 WIB







