Chelsea dikabarkan siap melepas Alejandro Garnacho pada bursa transfer musim panas ini. Langkah tersebut diambil hanya setahun setelah klub mendatangkan sang pemain sayap dari Manchester United.

Keputusan ini mengisyaratkan bahwa karier pemain asal Argentina itu di Stamford Bridge tidak berjalan sesuai ekspektasi. Chelsea sebelumnya merekrut Garnacho dengan nilai transfer mencapai 40 juta paun.

>>> IHSG Dibuka Melemah ke 5.824,99 pada Jumat Pagi

Garnacho sempat memandang kepindahannya ke London Barat sebagai momen untuk memulihkan kariernya.

Hal itu terjadi setelah ia tersisih dari rencana taktik Ruben Amorim yang menjabat sebagai pelatih Manchester United saat itu.

Namun, situasi di lapangan ternyata tidak berpihak kepada pemain berusia 21 tahun tersebut.

Garnacho kesulitan menembus tim utama dan lebih banyak memulai laga dari bangku cadangan karena ketatnya persaingan di lini depan.

Sejumlah pelatih yang sempat menangani Chelsea, seperti Enzo Maresca, Liam Rosenior, dan Calum McFarlane, lebih sering memilih opsi lain.

Akibatnya, Garnacho hanya mencatatkan 14 pertandingan sebagai starter di Premier League dan mengemas satu gol.

Manajemen Chelsea kini mulai membuka diri terhadap tawaran yang masuk untuk Garnacho. Langkah ini berjalan beriringan dengan persiapan tim menyambut era baru di bawah kepemimpinan pelatih Xabi Alonso.

Garnacho bukan satu-satunya pemain depan yang terancam dilepas oleh manajemen. Chelsea dilaporkan siap melego beberapa pemain lain demi merombak komposisi skuad menjelang musim baru.

Nama Liam Delap masuk dalam daftar pemain yang berpotensi dijual.

Penyerang yang didatangkan dari Ipswich Town ini disebut kehilangan dukungan internal setelah mengalami cedera serius dan minim kontribusi di lapangan.

>>> Kementerian ESDM Buka Revisi RKAB 2026 Mulai Juli