Kemenhaj Kaji Sistem Pembayaran Terpusat untuk Lindungi Jemaah Umrah
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI sedang mengkaji secara mendalam penerapan sistem pembayaran terpusat bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
Langkah ini bertujuan memperkuat perlindungan bagi jemaah umrah.
>>> Duka Bertubi-Tubi: Kisah di Balik Penurunan Performa Ibrahima Konate di Liverpool
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menyatakan bahwa pemerintah bertindak sebagai regulator untuk memastikan kepatuhan PPIU terhadap aturan yang berlaku.
Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan persoalan yang merugikan masyarakat.
Gus Irfan menyoroti kasus Hanania yang sempat menyita perhatian publik sebagai contoh hambatan dalam pelaksanaan ibadah umrah.
"Kita ingin bahwa nanti tidak ada lagi korban-korban dari travel-travel yang bermain-main seperti ini," ujarnya di Media Center Haji, Kamis (4/6/2026).
Skema Pembayaran Bertahap
Pemerintah sedang mengkaji peluang mengadopsi mekanisme pertukaran dana yang diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi melalui platform pembayaran khusus.
Dalam skema terpusat ini, biro perjalanan tidak akan langsung menerima uang yang disetorkan jemaah di awal pendaftaran.
>>> Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA Pertama di Indonesia
Seluruh dana peserta akan disimpan dalam ekosistem sistem yang diawasi ketat oleh otoritas terkait.
Pencairan dana kepada penyelenggara perjalanan baru dilakukan secara bertahap setelah fasilitas dan layanan jemaah benar-benar diselesaikan.
Gus Irfan menilai skema proteksi keuangan ini efektif meningkatkan level pengawasan sekaligus menekan potensi penyalahgunaan anggaran oleh biro travel.
Namun, opsi ini masih dalam taraf pengkajian internal dan menjadi salah satu alternatif solusi regulasi ke depan.
"Kalau travel sudah melakukan sesuatu baru uangnya dikeluarkan, dibayarkan ke travel. Ini juga masih salah satu pemikiran kami.
>>> Timnas Indonesia U-19 Taklukkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19
Yang jelas kita berpikiran bagaimana regulasi bisa dijalankan," tandasnya.
Update Terbaru
Wawancara MARRIAGETOXIN: Shion Wakayama dan Haruki Ishiya Bicarakan Karakter dan Season 2
Rabu / 22-07-2026, 00:45 WIB
Sekuel 'Teenieping' Angkat Kisah Cinta Ibu dengan Spektakel Lebih Besar
Rabu / 22-07-2026, 00:44 WIB
'Better Late Than Single' Season 2: Dating Show with Awkward Charm
Rabu / 22-07-2026, 00:44 WIB
Mengapa Banyak Makian? Kisah di Balik Film 'Hope' Na Hong-jin
Rabu / 22-07-2026, 00:44 WIB
DPR Tetapkan Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Rabu / 22-07-2026, 00:44 WIB
Changan Umumkan Harga Resmi Deepal SO5 Mulai Rp509 Juta
Rabu / 22-07-2026, 00:44 WIB
BGN Umumkan Lima Pejabat Baru Pengurus MBG, Ini Daftarnya
Rabu / 22-07-2026, 00:44 WIB
Gen Z India Bentuk Partai Kecoak, Demo Tuntut Menteri Mundur
Rabu / 22-07-2026, 00:44 WIB
Ford Disetujui Pekerja Kanada, Produksi V8 Ditingkatkan
Rabu / 22-07-2026, 00:43 WIB
VW Peringatkan 140.000 Pekerjaan Terancam, Termasuk Penutupan Pabrik
Rabu / 22-07-2026, 00:43 WIB
Ledakan Grand Polonia Medan: Dua Korban Tewas Berhasil Ditemukan
Rabu / 22-07-2026, 00:42 WIB
Tim Panahan Indonesia Minta Masseur Khusus di Asian Games 2026
Rabu / 22-07-2026, 00:42 WIB
Prabowo Lantik Taruna Akmil-Akpol di Istana Besok Pagi
Rabu / 22-07-2026, 00:42 WIB
Anjing Husky Dibacok di Bekasi, Polisi Terjunkan Unit K9
Rabu / 22-07-2026, 00:42 WIB







