Kementerian Agama (Kemenag) resmi melantik 15 pegawai perempuan sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) untuk pertama kalinya di Indonesia.

Pelantikan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta Pusat, secara hybrid bersama 258 Kepala KUA lainnya.

>>> Timnas Indonesia U-19 Taklukkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19

Salah satu yang dilantik adalah Uun Kurniasih, Penyuluh Agama Islam asal Kabupaten Indramayu. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan setelah mengikuti seluruh proses seleksi.

Uun memulai pengabdian sebagai penyuluh sejak tahun 2000. Selama 26 tahun, ia aktif mendampingi majelis taklim, kelompok remaja, dan komunitas wali murid.

Modal Pengalaman untuk Memperluas Layanan

Menurut Uun, interaksi langsung dengan masyarakat selama puluhan tahun menjadi modal berharga untuk memimpin KUA.

Tugas Kepala KUA lebih luas dari penyuluh, mencakup administrasi pernikahan, bimbingan keluarga, pembinaan keagamaan, dan kerukunan umat beragama.

>>> Kemenhaj Fokus Tingkatkan Layanan Haji Usai Indonesia Tak Raih Penghargaan

Uun masih menunggu surat keputusan penempatan definitif. Ia menyatakan siap mengabdi di wilayah mana pun sesuai instruksi organisasi.

Visi Transformasi Keagamaan yang Inklusif

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menyebut transformasi ini bagian dari visi Menteri Agama. Program ini bertujuan menghadirkan layanan keagamaan yang dekat dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Abu menambahkan, KUA tidak lagi hanya tempat pencatatan nikah, melainkan rumah layanan keagamaan masyarakat. Pengalaman penyuluh agama menjadi kekuatan untuk mewujudkan layanan yang lebih dekat, responsif, dan berdampak.

Kebijakan ini memberikan hak yang sama bagi pejabat fungsional Penghulu dan Penyuluh Agama Islam untuk memimpin unit kerja.

>>> ESDM Belum Terima Laporan Resmi Soal China Tunda Impor Batu Bara

Kehadiran figur seperti Uun diharapkan meningkatkan mutu pelayanan publik di berbagai daerah.