MARRIAGETOXIN menjadi salah satu anime paling menarik musim ini.

Dalam kesempatan wawancara eksklusif di Anime Expo, kami berbincang dengan Shion Wakayama (pengisi suara Mei Kinosaki) dan Haruki Ishiya (pengisi suara Hikaru Gero) selama 30 menit.

>>> Sekuel 'Teenieping' Angkat Kisah Cinta Ibu dengan Spektakel Lebih Besar

Keduanya berbagi cerita tentang awal mula terlibat dalam proyek ini, proses pengembangan karakter, hingga pesan untuk para penggemar.

Kesan Pertama terhadap MARRIAGETOXIN

Wakayama mengaku pertama kali mengenal serial ini melalui audisi.

Awalnya ia ragu apakah konsep perburuan pernikahan dan pertarungan bisa berjalan, tetapi cerita yang luar biasa membuatnya langsung tertarik sebagai penggemar.

Ishiya, yang gemar membaca manga, sudah mengenal MARRIAGETOXIN sejak versi cetaknya. Ia terkesan dengan seni yang bagus dan konsep unik yang menggabungkan perburuan jodoh dengan aksi.

Menyeimbangkan Aksi dan Romansa

Menurut Ishiya, episode pertama sangat berdampak karena menunjukkan kesenjangan besar antara momen imut Kinosaki dan pertarungan serius Gero.

Hal ini meningkatkan antisipasi penonton.

Wakayama menambahkan bahwa episode pertama memiliki tempo cepat yang memperkenalkan dua aspek utama serial: perburuan pernikahan dan aksi.

Ia melihat episode tersebut sebagai gambaran keseluruhan seri.

Ishiya menjelaskan pendekatannya terhadap karakter Gero yang canggung namun bersinar saat menolong orang. Ia tidak memisahkan sisi keren dan tidak sempurna Gero, melainkan menekankan semua sisi dalam aktingnya.

Wakayama menghadapi tantangan memerankan Kinosaki yang licik namun berhati tulus. Ia membedakan suara untuk setiap wajah karakter yang berbeda.

Untuk penentuan suara, Wakayama diminta mencari titik manis di rentang suara bicaranya. Kinosaki yang multidimensi membutuhkan suara inti yang kuat namun fleksibel.