Film terbaru Na Hong-jin, "Hope", telah melampaui dua juta penonton hanya dalam lima hari setelah dirilis. Capaian ini menjadi yang tercepat dibandingkan film lain tahun ini.

Namun, di balik kesuksesan komersialnya, film ini juga memicu diskusi. Sutradara senior Lee Chang-dong dan Bong Joon-ho turut hadir dalam sesi tanya jawab dengan Na.

>>> YouTuber Tyler Rasch Tutup Kanal Setelah 810.000 Subscriber

Pertanyaan tentang Makian

Salah satu pertanyaan yang mencuat adalah soal banyaknya kata makian dalam film.

Tokoh utama seperti Beom-seok (Hwang Jung-min), Seong-gi (Zo In-sung), dan Seong-ae (Jung Hoyeon) kerap melontarkan kata-kata kasar saat bertarung melawan alien.

Bong Joon-ho mengaku sudah mendengar keluhan tersebut. "Saya pikir sekitar setengahnya improvisasi dan setengahnya lagi ada di naskah," kata Na.

Na mengaku telah menghapus sekitar 200 makian saat pascaproduksi, tetapi masih tersisa lebih dari 100. "Dalam situasi seperti ini—melawan alien—saya pikir definisi kata itu perlu berubah.

Ia menjadi seruan yang bisa mengekspresikan berbagai emosi," jelasnya.

Mengapa Alien dan Romania?

Lee Chang-dong juga bertanya mengapa Na memilih tema alien. Na menjawab bahwa ia ingin menghindari pengulangan pola dari film-film sebelumnya.

>>> The East Palace Langsung Puncaki Peringkat Netflix Korea

"Saya ingin menggambarkan urusan manusia dari sudut pandang dewa. Tapi menampilkan dewa terasa janggal, jadi saya mengubahnya menjadi alien."

Lokasi syuting di Romania juga menjadi perhatian.

Na menjelaskan bahwa timnya menjelajahi pegunungan di Eropa dan memilih Romania karena kombinasi medan dan dukungan pemerintah yang ideal.

"Kami butuh setidaknya 200 meter agar kuda bisa berlari kencang, lalu melambat dan berhenti."

Film "Hope" mendapat skor 78 persen dari kritikus di Rotten Tomatoes dan 81 persen Golden Egg dari penonton CGV.

>>> Film Lee Chang-dong 'Possible Love' Resmi Masuk TIFF

Meski aksinya dipuji, beberapa penonton dan kritikus menilai narasi dan dialognya kurang.