Purbaya Siap Bantu Kejagung Usut Korupsi BGN, Skandal Dadan Cs
Total anggaran yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp260 triliun diprediksi akan sedikit berkurang karena faktor efisiensi dan pemotongan durasi pelaksanaan.
Dugaan Mark Up dalam Proyek Pengadaan BGN
Sebelumnya, Menkeu pernah menyuarakan kekhawatiran mengenai anggaran pembelian motor listrik oleh BGN yang mencapai Rp1,05 triliun untuk 25 ribu unit.
>>> Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Intip Harta Kekayaannya yang Mengejutkan di 2026
Isu ini sempat menjadi sorotan karena adanya dugaan ketidakwajaran dalam pengadaan barang impor tersebut.
Rincian pengadaan barang yang diduga bermasalah meliputi beberapa poin berikut:
- Pengadaan sebanyak 21.801 unit motor listrik dengan nilai proyek menyentuh angka Rp1 triliun.
- Pembelian 32 ribu pasang sepatu yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan teknis dan diduga mengandung unsur mark up.
- Pengadaan lebih dari 31 ribu unit komputer tablet yang ditemukan adanya indikasi penggelembungan harga.
- Penyediaan 5.400 unit televisi berukuran 75 inci yang pelaksanaannya dianggap menyimpang dari aturan.
Data di atas merupakan temuan penyidik yang menjadi landasan penetapan status tersangka bagi para pimpinan lama BGN.
Kerugian negara diduga timbul akibat ketidaksesuaian spesifikasi barang dan harga pasar yang seharusnya.
Perubahan Struktur Kepemimpinan di BGN
Kejaksaan Agung secara resmi telah menetapkan tiga mantan pimpinan BGN, yakni Dadan Hindayana (DH), Sony Sonjaya (SS), dan Lodewyk Pusung (LP) sebagai tersangka.
Mereka diduga terlibat dalam penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis untuk periode tahun 2025-2026.
Syarief Sulaeman Nahdi selaku Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung menyatakan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan dua alat bukti yang kuat.
Kasus ini fokus pada manipulasi harga atau mark up dalam pengadaan berbagai fasilitas pendukung program.
Sebelum status hukum ini ditetapkan, Presiden Prabowo Subianto telah lebih dulu memberhentikan ketiganya dari jabatan mereka masing-masing.
Langkah tegas ini diambil atas pertimbangan pelanggaran kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan lembaga negara.
Berikut adalah struktur pimpinan baru di Badan Gizi Nasional pasca pemberhentian pejabat lama:
- Kepala BGN: Dadan Hindayana (lama) digantikan Nanik S Deyang (baru).
- Wakil Kepala BGN: Sony Sonjaya (lama) digantikan Agustina Arum Sari (baru).
- Wakil Kepala BGN: Lodewyk Pusung (lama) digantikan Mayjen TNI Trenggono (baru).
Perubahan ini dilakukan pemerintah untuk menjaga keberlangsungan program strategis nasional di tengah masalah hukum.
>>> Komisi XI dan Pemerintah Sepakat Revisi UU P2SK, Siap Disahkan di Paripurna 2026
Diharapkan pimpinan baru dapat memperbaiki tata kelola lembaga agar lebih transparan dan akuntabel ke depannya.
Update Terbaru
Apa Pekerjaan Kevin Indiwan? Sosok yang Resmi Menikah dengan Winona Araminta TikToker Asal Banyuwangi
Selasa / 21-07-2026, 12:55 WIB
Heboh! Eriska Nakesya Unggah Foto Maternity, Netizen Syok: Tiba-Tiba Cerai, Tiba-Tiba Hamil Tanpa Kabar Menikah!
Selasa / 21-07-2026, 12:54 WIB
Profil Matty Healy Vokalis Band The 1975 yang Resmi Menikah dengan Gabbriette: Umur, Agama dan Akun IG
Selasa / 21-07-2026, 12:53 WIB
Trailer Avengers: Doomsday Resmi Rilis! Chris Evans Kembali, Superhero MCU Bersatu Hadapi Doctor Doom
Selasa / 21-07-2026, 12:51 WIB
Belgia Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Tinggalkan Timnas
Selasa / 21-07-2026, 12:48 WIB
Aston Villa Resmi Datangkan Joao Gomes, Debut Lawan Indonesia All Stars?
Selasa / 21-07-2026, 12:48 WIB
Seoul Grand Park Sambut Kelahiran Panda Merah Hasil Penangkaran Alami Pertama di Korea
Selasa / 21-07-2026, 12:43 WIB
IU Tempuh Jalur Hukum di AS untuk Ungkap Identitas Penyebar Hoaks
Selasa / 21-07-2026, 12:43 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp9.000 Jadi Rp2,601 Juta per Gram
Selasa / 21-07-2026, 12:43 WIB
Kata Pemain Argentina usai Gagal Juara Piala Dunia: Sakit dan Sakit
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
Messi Tak Ikut Pulang, Ribuan Suporter Sambut Timnas Argentina bak Pahlawan
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
Heboh Poster Wisuda Roy Suryo, Benarkah Tanpa Ujian?
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
ESDM Targetkan Investasi Hidrogen Rp32 Triliun dari 93 Proyek
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB
DPR Minta Pemerintah Cari Penyebab 8.000 WNI Lepas Kewarganegaraan, Bukan Naikkan Tarif
Selasa / 21-07-2026, 12:42 WIB







