4 Kontroversi Dadan Hindayana Sebelum Dicopot dari Kepala BGN
Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Juni 2026.
Selama memimpin lembaga pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dadan kerap menjadi sorotan publik.
>>> Cara Minta Late Checkout Hotel yang Benar, Tips Rahasia Liburan Tanpa Ribet 2026
Berbagai pernyataan dan kebijakannya memicu perdebatan. Kritik datang dari warganet, legislator, pengamat komunikasi politik, hingga pelaku industri pangan.
Polemik Konsumsi Susu Dua Liter Per Hari
Saat berkunjung ke pondok pesantren di Bangkalan, Jawa Timur, pada Mei 2025, Dadan menyebut anaknya minum susu hingga dua liter per hari.
Pernyataan ini langsung menuai kritik karena dianggap tidak realistis.
Pengamat komunikasi politik menilai pesan itu kurang tepat sasaran. Dadan kemudian mengklarifikasi bahwa itu pengalaman pribadi, bukan kebijakan resmi program MBG.
Menu Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan
Menjelang Ramadan 2025, BGN memastikan program tetap berjalan dengan penyesuaian.
Namun, menu alternatif yang beredar di media sosial—roti, sereal instan, dua kurma, dan telur rebus—diragukan kelayakannya.
>>> The Backrooms Pecahkan Rekor Box Office Horor Orisinal 2026
Pakar kesehatan mempertanyakan standar gizi untuk anak yang berpuasa. Polemik ini menjadi tantangan bagi BGN dalam menjaga kualitas distribusi.
Masalah Tata Kelola dan Kasus Keracunan
Kepemimpinan Dadan juga dibayangi isu tata kelola. Ratusan siswa dan guru di beberapa wilayah mengalami keracunan makanan dari program MBG.
DPR RI dan masyarakat menyoroti lemahnya pengawasan kualitas. Kementerian Sekretariat Negara mencatat beberapa evaluasi: kedisiplinan SOP, tata kelola organisasi, pengawasan bahan pangan, dan koordinasi antarlembaga.
Klaim Kebutuhan 1,9 Juta Ekor Sapi
Dalam sebuah diskusi, Dadan menyebut jika setiap anak mendapat menu daging sapi sekali sepekan, diperlukan 1,9 juta ekor sapi per tahun.
Pelaku industri peternakan menganggap angka itu mustahil dipenuhi produksi domestik.
Kekhawatiran akan impor sapi dari Australia dan Brasil pun muncul. Selain itu, infrastruktur logistik seperti rumah potong hewan dan rantai dingin dinilai belum siap.
>>> Liverpool Incar Andoni Iraola Gantikan Arne Slot Sebelum Piala Dunia 2026
Rentetan kontroversi ini menjadi dasar pencopotan Dadan. Pemerintah berkomitmen melakukan evaluasi total demi kesuksesan program MBG ke depan.
Update Terbaru
Garena Bagikan Diamond Gratis Melalui Kode Redeem Free Fire Hari Ini 3 Juni 2026
Rabu / 03-06-2026, 08:15 WIB
Agustina Arumsari Resmi Jabat Wakil Kepala BGN, Auditor Antikorupsi
Rabu / 03-06-2026, 08:15 WIB
Mengenal Haji Mabrur: Ciri dan Tanda Kemabruran yang Paling Dicari
Rabu / 03-06-2026, 08:15 WIB
Jejak Brad Pitt di Anak-anaknya Terancam Makin Hilang
Rabu / 03-06-2026, 08:10 WIB
Ferrari Luce: Mobil Listrik Termahal Terbaru 2026 yang Mengejutkan Publik
Rabu / 03-06-2026, 08:10 WIB
Cara Cek PIP Juni 2026 Lewat HP, Simak Jadwal Cair dan Syarat NIK NISN Terbaru
Rabu / 03-06-2026, 08:10 WIB
Harta Karun Emas 1.200 Tahun Ditemukan di Jalur Haji Arab Saudi
Rabu / 03-06-2026, 08:05 WIB
Manchester United Sepakat Tebus Ederson dari Atalanta Rp912 Miliar
Rabu / 03-06-2026, 08:05 WIB
Aprilia Enggan Coret Marc Marquez di MotoGP 2026, Nama Bagnaia Ikut Terseret
Rabu / 03-06-2026, 08:05 WIB
Strategi IIS Agar Industri Asuransi Syariah 2026 Tetap Aman dan Adaptif
Rabu / 03-06-2026, 08:00 WIB
BPS Ungkap Penyebab Mengejutkan Impor Migas April 2026 Melonjak 82 Persen
Rabu / 03-06-2026, 08:00 WIB
Aturan Baru Ekspor Melalui DSI Resmi Berlaku, Kontrak Lama Tetap Aman
Rabu / 03-06-2026, 07:55 WIB
Riot Games Ubah Total Format VCT 2027: Kini Pakai Open Qualifier, Fans Heboh!
Rabu / 03-06-2026, 07:55 WIB
Kloter 1 Debarkasi Solo Tiba, 358 Jemaah Haji 2026 Resmi Kembali ke Tanah Air
Rabu / 03-06-2026, 07:55 WIB






