Dunia sinema horor mencatat sejarah baru. Film horor psikologis berjudul Backrooms berhasil menjadi debut terbesar sepanjang masa untuk kategori film horor orisinal.

Performa Backrooms di box office melampaui prediksi pengamat film. Pada akhir pekan pembukaan, film ini mengantongi pendapatan US$81 juta di pasar domestik Amerika Serikat.

>>> Liverpool Incar Andoni Iraola Gantikan Arne Slot Sebelum Piala Dunia 2026

Secara global, pencapaiannya lebih mengesankan dengan total US$118 juta. Angka ini menjadi keuntungan besar bagi rumah produksi A24 dan Chernin Entertainment.

Backrooms diproduksi dengan anggaran efisien, hanya sekitar US$10 juta. Keberhasilan ini membuktikan bahwa konsep cerita yang kuat mampu menarik minat penonton secara masif.

Analis Jeff Bock dari Exhibitor Relations mengaku terkejut. Menurutnya, tidak ada yang menyangka film tersebut bisa dibuka di atas US$80 juta.

Bock menilai antusiasme publik dipicu oleh obsesi terhadap mitologi Backrooms yang sudah populer. Ia menyandingkan gairah penonton film ini dengan skala pembukaan film Marvel.

Bagi A24, pencapaian ini menjadi tonggak sejarah sebagai debut film terbesar perusahaan.

Rekor sebelumnya dipegang oleh film thriller Civil War pada 2024 dengan pendapatan debut US$25,5 juta.

Pendapatan pembukaan Backrooms mencapai lebih dari tiga kali lipat rekor A24 sebelumnya.

Prestasi ini juga membawa nama Kane Parsons sebagai sutradara termuda yang filmnya berada di posisi pertama box office.

Parsons, yang memulai karier sebagai YouTuber, menggeser rekor Josh Trank. Trank sebelumnya memegang rekor di usia 27 tahun saat merilis Chronicle pada 2012.

Keberhasilan Parsons menunjukkan tren baru kreator konten digital menembus industri arus utama. Ia berhasil menggerakkan basis penggemar online untuk memenuhi bioskop.