ASBISINDO Minta Aturan Spin-Off UUS dalam RUU P2SK Ditinjau Ulang
Memisahkan UUS dari induknya berisiko menciptakan persaingan tidak perlu antara dua entitas.
>>> Ambisi Jonathan David: Ubah Sepak Bola Jadi Olahraga Nomor 1 di Kanada pada 2026
Jika UUS resmi memisahkan diri, bank syariah baru dan mantan induk akan menjadi kompetitor langsung di pasar.
Hal ini dikhawatirkan memecah fokus penguatan perbankan syariah nasional.
Risiko Pemisahan Paksa
ASBISINDO mengidentifikasi sejumlah risiko dari mandatory spin-off. Pertama, hilangnya keuntungan ekonomi skala besar (economies of scale) dari bank induk.
Kedua, lonjakan biaya operasional karena harus membangun sistem dan kantor sendiri. Ketiga, penurunan efisiensi akibat hilangnya fasilitas berbagi sumber daya.
Keempat, munculnya bank syariah berskala kecil yang rentan dan sulit bersaing secara kompetitif.
Usulan Pendekatan Berbasis Kesiapan
Sebagai solusi, ASBISINDO mengusulkan perubahan dari kewajiban mutlak menjadi pendekatan berbasis kesiapan (readiness-based approach).
Keputusan spin-off seharusnya didasarkan pada skala usaha, kecukupan modal, kapasitas operasional, dan sistem manajemen risiko.
Keberlanjutan model bisnis jangka panjang serta kondisi industri dan prospek ekonomi makro juga harus menjadi pertimbangan regulator.
ASBISINDO menilai patokan nilai aset minimal Rp 50 triliun saat ini tidak lagi relevan sebagai satu-satunya indikator kesiapan.
Angka tersebut belum menggambarkan kesiapan infrastruktur dan sumber daya yang sesungguhnya.
Kesiapan sumber daya manusia dan kapasitas pengelolaan risiko juga harus diperhitungkan. Tanpa persiapan komprehensif, pemisahan paksa justru akan melemahkan posisi bank syariah.
>>> PSG Siap Tikung Liverpool dalam Perburuan Yan Diomande
ASBISINDO berharap industri perbankan syariah dapat terus tumbuh dengan fondasi kuat, menjaga kepercayaan investor, dan tetap kompetitif di pasar nasional maupun global.
Update Terbaru
Baca Jadwal Killer Peter Chapter 143 Bahasa Indonesia, Yang Terbaik! Siap Rilis Hari Ini
Sabtu / 18-07-2026, 08:00 WIB
Ikat Rambut Rp 500 Ribuan yang Dipakai Haaland di Piala Dunia Ludes Terjual
Sabtu / 18-07-2026, 07:58 WIB
Gaji UMP, Ini Daftar Kementerian yang Buka Magang Nasional 2026 di Jakarta
Sabtu / 18-07-2026, 07:53 WIB
Gaji UMP, Ini Daftar Kementerian yang Buka Magang Nasional 2026 di Jakarta
Sabtu / 18-07-2026, 07:50 WIB
Don Ritto Langsung Ditahan, Febrie Adriansyah Masih Bebas? Kejagung: Nanti
Sabtu / 18-07-2026, 07:50 WIB
Don Ritto Langsung Ditahan, Febrie Adriansyah Masih Bebas? Kejagung: Nanti Diputuskan
Sabtu / 18-07-2026, 07:50 WIB
BGN Era Dadan Hindayana Ternyata Ngutang Rp1,6 Triliun, Termasuk Nunggak Bayar Sendok
Sabtu / 18-07-2026, 07:50 WIB
BGN Era Dadan Hindayana Ternyata Ngutang Rp1,6 Triliun, Termasuk Bayar Sendok
Sabtu / 18-07-2026, 07:49 WIB
Pemilik 74 Kg Emas di Sentul Terungkap, Bukan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Sabtu / 18-07-2026, 07:49 WIB
Pemilik 74 Kg Emas di Sentul Terungkap, Bukan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Sabtu / 18-07-2026, 07:49 WIB
Indonesia Targetkan Pendapatan Rp 600 Triliun dari Proyek LNG Abadi Masela
Sabtu / 18-07-2026, 07:49 WIB
Utah Olympic Legacy Foundation Gelar Konferensi Olahraga Musim Dingin untuk Pemuda
Sabtu / 18-07-2026, 07:48 WIB
JCFF 2026 Resmi Dibuka, BI Jatim Dorong UMKM Kopi ke Level Global
Sabtu / 18-07-2026, 07:48 WIB
Adu Nilai Pasar Pemain Spanyol vs Argentina: Siapa Lebih Mahal?
Sabtu / 18-07-2026, 07:43 WIB







