ASBISINDO Minta Aturan Spin-Off UUS dalam RUU P2SK Ditinjau Ulang
Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO) secara resmi meminta peninjauan kembali aturan kewajiban pemisahan atau spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) dalam revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
Sekretaris Jenderal ASBISINDO, Koko T. Rachmadi, menjelaskan bahwa penguatan industri perbankan syariah tidak bisa hanya mengandalkan perubahan struktur organisasi.
>>> Acer Predator dan Nitro Terbaru 2026: Monitor 5K, OLED, dan 3D Gaming
Menurutnya, diperlukan kebijakan yang lebih fleksibel dan adaptif sesuai kondisi industri dan kesiapan masing-masing bank.
Alasan Peninjauan Ulang
Kondisi ekonomi global yang volatil membuat persaingan perbankan nasional semakin ketat. Hal ini berdampak pada penyempitan ruang ekspansi perbankan syariah.
Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain persaingan ketat dalam menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK), kesulitan mencari debitur berkualitas, tekanan pada margin keuntungan, dan keterbatasan modal untuk ekspansi.
ASBISINDO mencatat bahwa beberapa UUS justru menunjukkan performa lebih stabil dan efisien dibandingkan Bank Umum Syariah (BUS) yang berdiri sendiri.
UUS mendapat dukungan penuh dari infrastruktur bank induknya.
Keunggulan struktur UUS terletak pada pemanfaatan ekosistem bank induk yang mapan. Oleh karena itu, bentuk kelembagaan bukan satu-satunya faktor penentu kesuksesan bank syariah.
Koko menekankan bahwa kinerja perbankan syariah lebih dipengaruhi oleh kecukupan modal, kualitas aset, dan kapabilitas manajemen. Ia juga menyoroti pentingnya konsolidasi internal sebelum langkah eksternal besar.
Pernyataan ini disampaikan setelah Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi XI DPR RI pada Selasa (2/6/2026).
Sinergi UUS dan Bank Induk
Selama ini, hubungan UUS dengan induk bank konvensional berjalan harmonis dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan layanan keuangan syariah.
UUS mendapat akses permodalan besar, teknologi perbankan mutakhir, dan jaringan distribusi luas dari bank induk. ASBISINDO berharap keunggulan kolaboratif ini terus berkembang.
Update Terbaru
Pelatih Timnas Maroko Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026
Rabu / 03-06-2026, 01:35 WIB
Maroko dan Madagaskar Umumkan Formasi Pemain untuk Laga Persahabatan
Rabu / 03-06-2026, 01:35 WIB
Onimusha: Way of the Sword Rilis 2026, Hadirkan Musashi Miyamoto
Rabu / 03-06-2026, 01:35 WIB
Dasco Ungkap Alasan Nanik S. Deyang Jadi Sosok Terbaru Paling Tepat Pimpin BGN 2026
Rabu / 03-06-2026, 01:20 WIB
Poster Terbaru One of a Kind Romance: Kisah Cinta Manis Top Star yang Paling Dinanti 2026
Rabu / 03-06-2026, 01:20 WIB
Resmi! Tundra Esports Lepas Roster Juara Dunia ke 1win
Rabu / 03-06-2026, 01:16 WIB
Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026, Tuntut Simbol IRGC Dihormati
Rabu / 03-06-2026, 01:16 WIB
Incar Morgan Rogers, Mikel Arteta Masih Kejar Julian Alvarez untuk Arsenal 2026
Rabu / 03-06-2026, 01:16 WIB
Alwi Farhan Bantah Emosi Meluap Usai Kalahkan Lakshya Sen di Indonesia Open 2026
Rabu / 03-06-2026, 01:16 WIB
Suzuki Landy Hybrid 2026 Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Fitur Canggihnya
Rabu / 03-06-2026, 01:16 WIB
15 Mahasiswa FHUI Terbukti Bersalah Kekerasan Seksual, Disanksi Skors hingga 3 Semester
Rabu / 03-06-2026, 01:16 WIB
Jadwal Resmi SPMB Afirmasi Disabilitas Cimahi 2026: Syarat SD-SMP
Rabu / 03-06-2026, 01:16 WIB
Film The Longest Wait Gelar Coaching Clinic 2026, 45 Pesepak Bola Cilik Resmi Ikut Serta
Rabu / 03-06-2026, 01:15 WIB
Marc Marquez Dapat Izin Medis Awal untuk MotoGP Italia 2026, Tapi Ada Syarat Berat
Rabu / 03-06-2026, 01:14 WIB






