Seorang deputi di Volusia County, Florida, mengalami kecelakaan saat mengemudikan mobil patroli dengan kecepatan 92 mph tanpa alasan darurat.

Mobil seharga $73.000 (sekitar Rp1,2 miliar) itu hancur total, namun deputi dan anjing K-9-nya selamat.

>>> Ford Tarik 288.314 Explorer karena Penutup Atap Bisa Terlepas

Sheriff Mike Chitwood menyebut tindakan bawahannya itu "mengemudi seperti orang bodoh."

Menurut laporan, sang deputi kehilangan kendali saat melintas di jalan keluar menuju Interstate 95, lalu mobilnya terjun ke kolam retensi.

Rekaman dashcam dari kendaraan lain menunjukkan mobil patroli masuk ke dalam air setelah keluar dari jalan.

Kantor sheriff mengonfirmasi bahwa saat kecelakaan terjadi, sang deputi tidak sedang merespons panggilan apa pun.

Ketika ditanya oleh FOX 35 apa yang sedang dikejar oleh deputi tersebut, jawaban Chitwood singkat: "Tidak ada."

Kebijakan Baru: Pelacakan Kecepatan Deputi

Kecelakaan ini mendorong perubahan kebijakan di Kantor Sheriff Volusia County.

>>> Toyota Akui RAV4 Baru Terlalu Bergantung pada Layar Sentuh

Mereka akan mengembangkan sistem pelaporan yang secara rutin melacak kecepatan berkendara para deputi dan memberikan informasi itu kepada atasan.

Jika seorang deputi kedapatan ngebut tanpa alasan darurat yang sah, mereka harus menjelaskan tindakannya. Jika tidak bisa, sanksi disiplin akan dijatuhkan.

"Sangat disayangkan kami harus melakukan ini pada para profesional," kata Chitwood. "Tapi jika Anda tidak bertindak profesional, maka saya harus memaksa Anda untuk bertindak profesional."

Deputi tersebut telah dicopot dari tugas khususnya, termasuk unit SWAT dan K-9, sementara penyelidikan internal masih berlangsung. Kemungkinan sanksi tambahan masih terbuka.

Kasus ini menonjol karena, menurut sheriff sendiri, tidak ada keadaan darurat yang membenarkan kecepatan tersebut.

>>> Desainer Bayangkan Toyota Crown GR Sedan Sporty yang Tak Akan Pernah Ada

Sistem pelacakan baru diharapkan dapat memperkuat gagasan bahwa penegak hukum juga harus mematuhi peraturan lalu lintas.